Radar Jember - BOTANICAL RUNvolution 2026 di Taman Botani Sukorambi sukses menghadirkan pengalaman lari yang berbeda, Minggu (19/4).
Bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajakan menjalani hidup sehat dengan cara yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan ambil bagian, mulai dari anak-anak, pelajar, karyawan, hingga lansia.
Baca Juga: Bakal Berdiri di Jember! Simak Tugas dan Estimasi Gaji Penjamin Mutu Kampung Nelayan Merah Putih
Menariknya, ajang ini juga diikuti peserta mancanegara, salah satunya pasangan suami istri asal Hongkong.
Mr Kit Yim William Yeung mengaku antusias mengikuti ajang tersebut. Dengan persiapan sederhana, ia merasakan atmosfer yang berbeda dibanding aktivitas olahraga biasanya.
“This is a very good event, healthy, exciting, and happy event. This is my first time following running event and I'm enjoying. We can see everyone have a happy face,” ungkapnya.
Sementara itu, istrinya, Mrs Wanting Zang, juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“So this event I believe is perfect and great for everybody. Keep healthy and keep out everyone,” ujarnya.
Penanggung jawab BOTANICAL RUNvolution 2026, Dandy Arief, mengatakan, kegiatan ini lahir dari semangat untuk menyatukan komunitas pelari di Jember yang tengah berkembang pesat.
Selama ini, para pelari cenderung bergerak dalam kelompok kecil. Melalui event ini, Taman Botani Sukorambi ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih luas.
“Kami melihat kondisi di Jember ini sedang marak pelari-pelari. Kami ingin menyatukan semuanya bersama-sama dengan Jember Runner,” kata pria yang juga Penanggung Jawab Taman Botani Sukorambi tersebut.
Lebih dari sekadar event olahraga, kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju agenda yang lebih besar di masa mendatang.
Panitia membuka peluang lebih luas, termasuk keikutsertaan peserta internasional pada penyelenggaraan berikutnya.
“Kami juga punya tujuan besar di sini, beberapa bulan lagi akan jadi kejutan. Diawali dengan sekarang,” tambahnya.
Sementara itu, Owner Taman Botani Sukorambi, Febrian Ananta Kahar, menjelaskan, konsep “botanical” mencerminkan kedekatan dengan alam.
Sedangkan “run” sebagai gerakan menjaga kebugaran, serta “evolution” sebagai simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Dengan rute sejauh 5 kilometer, peserta diajak menikmati olahraga dengan tetap mengedepankan keselamatan di jalur umum, sekaligus merasakan kebersamaan dalam suasana santai.
“Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi bagaimana kita memulai perubahan kecil menuju hidup yang lebih sehat dan lebih baik,” pungkasnya. (ika/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh