Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Borong Dua Medali Sekaligus! Siswa MI Unggulan Nuris Jember Sabet Juara Tahfidz dan Azan Tingkat Kabupaten!

M Adhi Surya • Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB
MEMBANGGAKAN : M. Agam Abdillah Ramadhan, Siswa MI Unggulan Nuris Jember berhasil sabet dua medali sekaligus dalam ajang kejuaraan tingkat kabupaten. (MI UNGGULAN NURIS JEMBER)
MEMBANGGAKAN : M. Agam Abdillah Ramadhan, Siswa MI Unggulan Nuris Jember berhasil sabet dua medali sekaligus dalam ajang kejuaraan tingkat kabupaten. (MI UNGGULAN NURIS JEMBER)

Radar Jember – Suara lantunan ayat suci itu sudah menjadi bagian dari keseharian M. Agam Abdillah Ramadhan.

Siswa kelas 5C MI Unggulan Nuris Jember tersebut kembali menorehkan prestasi dalam ajang UMKM Ramadhan Fest tingkat kabupaten yang diselenggarakan Bank BSI Jember.

Dalam kompetisi tersebut, Agam berhasil meraih Juara 3 lomba tahfidz Juz 30. Tak hanya itu, ia juga menyabet Juara 3 lomba azan dan iqamah.

Baca Juga: Siswa MI Unggulan Nuris Jember Borong 3 Medali Kompetisi Nasional, Dari Hafidz, Aritmatika hingga Organ dalam Tubuh

Putra pasangan Sukoyono dan Yuniatri itu memang dikenal tekun sejak dini. Saat ini, ia telah menuntaskan hafalan Juz 30, serta melanjutkan ke Juz 1 dan Juz 2. Bahkan, hafalannya kini tengah berproses di Juz 3.

Di balik capaian tersebut, Agam mengaku konsistensi menjadi tantangan tersendiri. Ia harus disiplin membagi waktu antara belajar dan murajaah agar hafalan tetap terjaga. “Yang penting istiqamah murajaah, supaya hafalan tetap lancar,” ujarnya.

Selain tahfidz, Agam juga piawai dalam melantunkan bacaan Alquran. Suaranya yang merdu membuatnya percaya diri saat tampil di hadapan juri. Hal itu pula yang mengantarkannya meraih prestasi di cabang azan dan iqamah.

Baca Juga: Ketekunan Berbuah Prestasi, Lima Santri MTs Unggulan Nuris Jember Borong Medali Olimpiade Sains Nasional di Unesa

Ia mengaku memiliki nada favorit, yakni sika, saat melantunkan azan. Dengan penguasaan nada tersebut, ia mampu menjaga irama sekaligus memberikan kekuatan pada setiap lantunan yang dibawakannya.

Meski harus bersaing dengan peserta lain yang tidak kalah kuat, Agam tetap berusaha tampil tenang. Pengalamannya mengikuti berbagai lomba membuat mentalnya semakin terasah dan tidak mudah gugup.

Ke depan, Agam ingin terus menambah hafalannya hingga 30 juz. Ia berharap, langkah kecil yang dijalani saat ini bisa menjadi jalan untuk meraih cita-cita sekaligus membanggakan orang tua dan sekolahnya. (ika/dhi/c2/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #ponpes nuris #Tahfidz #nuris