Radar Jember – Pendidikan menjadi kunci bagaimana sebuah daerah dapat berkembang. Dengan sistem dan fasilitas pendidikan yang baik, maka semakin besar pula peluang terciptanya masa depan yang lebih maju.
Karena itu, Bank Rakyat Indonesia melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memperkuat dukungannya di sektor pendidikan.
Salah satu wujud nyata program tersebut adalah renovasi gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nuruz Zaman yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember.
Penyerahan Program BRI Peduli TJSL tersebut diserahkan secara simbolis pada 24 Februari 2026. Perbaikan fasilitas ini diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar agar lebih optimal.
Manajer Operasional dan Layanan BRI Branch Office Jember Saiftinanda Wildan Pratama menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bertumpu pada kurikulum, tetapi juga didukung oleh sarana prasarana yang memadai.
Ia menyebutkan, keberadaan gedung sekolah yang layak akan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar.
“Melalui program TJSL, BRI ingin memastikan bahwa akses terhadap pendidikan yang layak dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, BRI juga menyalurkan berbagai program TJSL dan CSR lainnya di Kabupaten Jember.
Di antaranya pengadaan satu unit ambulans untuk Kantor Sekretariat Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Tanggul senilai Rp 343.709.000.
Selain itu, pembangunan ruang asrama Pondok Pesantren Nurul Imam melalui Yayasan Pendidikan Islam dan Dakwah Sosial Sumberjambe sebesar Rp 424.732.000, serta pembangunan ruang kelas di pondok pesantren yang sama sebagai upaya mendukung fasilitas pendidikan santri.
BRI juga menyalurkan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu melalui Yayasan Rumah Pemberdayaan Bakti Muda Insani di Kecamatan Sukowono sebesar Rp 350.000.000, serta program CSR paket sembako melalui Yayasan Tojuk Dinnak Bing di Kecamatan Mumbulsari senilai Rp 500.000.000.
Program TJSL dan CSR tersebut merupakan agenda rutin dari kantor pusat BRI yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk konsistensi dalam mendukung pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor : M. Ainul Budi