Radar Jember – Arus mudik Lebaran mulai terasa di pusat Kota Jember. Di tengah perjalanan para pemudik, sebuah Posko Mudik Wismilak Diplomat 2026 berdiri di depan Masjid Jami’ Al-Baitul Amien, Alun-Alun Jember.
Posko ini berlangsung sejak 11 Maret hingga 24 Maret mendatang. Ini disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Posko tersebut mengusung konsep “Diplomat Success Experience” yang ingin menghadirkan pengalaman istirahat lebih nyaman bagi para pemudik. Berbagai fasilitas disediakan, mulai dari area istirahat, premium coffee break, hingga charging station untuk mengisi daya ponsel.
Selain itu, terdapat pula game corner, photobooth, serta area relaksasi untuk membantu pemudik melepas lelah selama perjalanan.
Program ini juga membawa pesan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung. Bagi banyak perantau, mudik menjadi momen merayakan hasil kerja keras selama setahun.
Karena itu, kehadiran posko ini menjadi bentuk apresiasi kepada para pemudik yang disebut sebagai “pejuang keluarga”. Harapannya, pemudik bisa beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan menuju keluarga di kampung halaman.
Selain menyediakan tempat istirahat, Wismilak juga menggandeng UMKM lokal. Booth UMKM yang ada di posko ini menjadi bagian dari dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan sosial juga menjadi bagian dari program posko mudik tersebut. Salah satunya melalui aksi berbagi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan berbagai komunitas, salah satunya Komunitas ARM47 yang merupakan komunitas balap motor tingkat nasional asal Kabupaten Jember. Aksi berbagi takjil bersama komunitas tersebut digelar pada Sabtu (14/3/2026) di sekitar kawasan Alun-Alun Jember.
Program posko mudik ini tidak hanya hadir di Jember. Wismilak juga mendirikan posko serupa di kawasan Alun-Alun Kota Batu.
Kehadiran beberapa titik posko ini diharapkan dapat memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik yang melintas di jalur-jalur utama selama musim mudik Lebaran.
Salah seorang warga yang melintas pun mengaku mengapresiasi keberadaan posko dan pembagian takjil tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu pemudik sekaligus menambah suasana hangat Ramadan di pusat Kota Jember. “Kami sangat berterima kasih dengan adanya posko Wismilak.
Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada setiap Ramadan karena benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Isti, salah seorang warga.
Sementara itu, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, S.Psi., S.I.K., juga menyempatkan singgah di Posko Mudik Wismilak Diplomat yang berdiri di kawasan Alun-Alun Jember, di sela kunjungannya ke pos pantau kepolisian setempat.
Kedatangan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Wismilak Diplomat yang selama dua tahun terakhir hadir menemani para pemudik dengan fasilitas yang tidak main-main, mulai dari mini golf sebagai hiburan ringan, kursi pijat untuk melepas penat setelah berjam-jam berkendara, hingga coffee break yang membuat istirahat terasa lebih nyaman dan memulihkan.
Kehadiran posko seperti ini dinilai menjadi oasis kecil yang sangat berarti di tengah padatnya arus mudik Lebaran. Bukan sekadar tempat berhenti, melainkan ruang untuk benar-benar beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
"Posko mudik seperti ini sangat membantu para pemudik untuk beristirahat dengan nyaman. Kami dari kepolisian tentu sangat mengapresiasi kepedulian Wismilak Diplomat yang sudah dua tahun berturut-turut hadir memberikan fasilitas gratis bagi pemudik. Semoga program posko mudik ini terus berlanjut ke depannya," ujarnya.
Editor : M. Ainul Budi