Radar Jember - Kemudahan layanan administrasi kependudukan di Jember tak semata soal memangkas antrean. Lebih dari itu, pemerintah daerah ingin membangun kesadaran warga agar tertib mengurus dokumen resmi.
Momentum itu hadir melalui program Peta Cinta yang kini berjalan di seluruh kecamatan.
Inovasi yang digulirkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember tersebut dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan.
Jika sebelumnya warga harus datang ke kantor pusat atau titik tertentu, kini pencetakan KTP elektronik bisa dilakukan di kantor kecamatan masing-masing.
Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro, mengakui masih ada warga yang menunda mengurus dokumen karena faktor jarak dan lamanya waktu tunggu.
“Dengan layanan yang sudah ada di kecamatan, kami berharap tidak ada lagi alasan untuk menunda mengurus adminduk,” ujarnya.
Menurutnya, kesadaran administrasi sangat penting karena dokumen kependudukan menjadi dasar berbagai layanan publik.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga akses bantuan sosial.
Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai penegasan komitmen memperkuat pelayanan dasar.
Pemerintah daerah menargetkan akses layanan semakin merata dan mudah dijangkau.
Saat ini, warga yang datanya sudah terekam dapat langsung mencetak KTP di kecamatan.
Untuk pengajuan baru, estimasi penyelesaian sekitar empat hari kerja.
“Seluruh proses ini gratis. Kami pastikan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun,” tegas Bambang.
Sebanyak 68 ribu blanko telah disalurkan ke 28 kecamatan guna menjamin kelancaran layanan.
Dengan sistem yang lebih cepat dan dekat, pemerintah berharap akurasi data kependudukan meningkat dan budaya tertib administrasi semakin tumbuh di tengah masyarakat. (ika/dhi)
Editor : M. Ainul Budi