RADAR JEMBER - Gagasan strategis mengenai masa depan pendidikan Islam di tengah-tengah zaman modern dan digital masa kini menjadi perhatian penting di lingkungan akademis.
Terlebih di zaman yang serba kompleks masalahnya serta ditambah teknologi canggih buatan. Gagasan maupun ide-ide tersebut disampaikan Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Prof. Dr. H. Hepni, MM, C.PEM, dalam program kajian islami di Studio TVRI.
Tak sendiri, Prof Hepni juga didampingi Prof. Dr. Asrorun Ni'am Sholeh, MA. Ketua Bidang Fatwa MUI sebagai narasumber di studio 7 TVRI, Jumat (27/2) kemarin.
Kehadiran Prof. Hepni sebagai narasumber menambah bobot intelektual program tersebut, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam ruang publik nasional.
Dalam paparannya, Prof. Hepni menegaskan bahwa hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia.
Menurutnya, pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan peradaban manusia yang bermartabat. Ia menekankan pentingnya konsep insan kamil sebagai tujuan ideal pendidikan, yakni manusia yang paripurna dalam aspek spiritual, intelektual, dan sosial.
Lebih lanjut, Prof. Hepni menjelaskan bahwa generasi ideal yang diharapkan lahir dari pendidikan Islam adalah mereka yang memiliki karakter ulil albab dan ulin nuha—yakni insan yang mampu berpikir kritis, mendalam, serta memiliki kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hepni juga mengupas tantangan pendidikan Islam di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat tidak cukup hanya direspons dengan peningkatan kemampuan akademik dan penguasaan digitalisasi semata.
Generasi muda harus dibekali dengan akhlak mulia dan integritas tinggi, yang ia sebut sebagai karakter al-amin—pribadi yang jujur, dapat dipercaya, dan bertanggung jawab.
“Di tengah derasnya arus digital, pendidikan Islam harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kebertahan dan kokoh secara moral dan spiritual,” ungkapnya.
Kehadiran Rektor UIN KHAS Jember dalam program Kajian Islami TVRI Nasional ini diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus arah baru bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan berintegritas.
Editor : M. Ainul Budi