Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

HUT 14 Tahun PT Rolas Medika Nusantara: Perkuat Layanan Resmikan Fasilitas Kesehatan

M. Ainul Budi • Selasa, 3 Februari 2026 | 05:10 WIB
TINGKATKAN LAYANAN: (Foto dari kiri ke kanan) Komisaris PT RNM Bahtiar Novianto (dua dari kanan), Direktur Komersial Pertamina Bina Medika IHC dr Harmeni Wijaya, Direktur PT RNM dr Syamsul Bahri.
TINGKATKAN LAYANAN: (Foto dari kiri ke kanan) Komisaris PT RNM Bahtiar Novianto (dua dari kanan), Direktur Komersial Pertamina Bina Medika IHC dr Harmeni Wijaya, Direktur PT RNM dr Syamsul Bahri.

KALIWATES, Radar Jember - Empat belas tahun bukan sekadar hitungan usia bagi PT Rolas Nusantara Medika (RNM). Bertambahnya usia justru menandai langkah yang kian mantap dalam mengembangkan layanan kesehatan.

Perayaan HUT ke-14 di Hotel Aston Jember, kemarin (2/2), menjadi momen refleksi perjalanan sekaligus penegasan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Mengusung tema “14th Years of Caring, Advance Health, Reaching All”, RNM menegaskan komitmennya untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas. Momentum tersebut ditandai dengan potong tumpeng dan peresmian sejumlah fasilitas baru.

Mulai dari poli medical check up RSU Bhakti Husada, ruang rawat inap Klinik Rolas Medika Al-Amin dan Klinik Rolas Medika Jember, peningkatan fasilitas rawat inap Klinik Rolas Medika Banjarsari, hingga renovasi Rolas Cafe & Eatery berupa perbaikan tampilan, fasilitas ibadah dan penambahan ruang biliar.

Direktur IHC Rolas Nusantara Medika, dr Syamsul Bahri, mengingatkan, RNM resmi berdiri sejak 1 Februari 2012 sebagai anak perusahaan PTPN XII. RNM memiliki dua rumah sakit, lima klinik.

“Perluasan layanan ini bukan hanya perkembangan bisnis, tetapi juga bentuk kontribusi sosial kami untuk mendukung pemerataan akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, RNM menghadapi beragam dinamika, baik dari sisi operasional, kelembagaan, maupun regulasi. Transformasi besar terjadi pada 2020 saat seluruh rumah sakit BUMN terintegrasi dalam Indonesian Healthcare Corporation (IHC) dan RNM menjadi bagian dari Pertamina Bina Medika IHC.

Integrasi ini memperluas jejaring sekaligus memperkuat tata kelola dan mutu layanan perusahaan. “Integrasi ini menegaskan orientasi kami pada peningkatan mutu layanan, penguatan tata kelola, dan keberlanjutan perusahaan,” kata dr Syamsul Bahri.

Saat ini RNM mengelola tiga rumah sakit Kerja Sama Operasi (KSO). Yakni RS Triadipa di Jakarta Selatan, RS BHC di Kabupaten Sumenep, dan RS Cahya Medika Bondowoso. Bahkan, dua rumah sakit baru tengah dipersiapkan di Jember dan Banyuwangi. Selain itu, enam klinik KSO juga dikelola di Jember dan Banyuwangi sebagai strategi memperluas jaringan layanan kesehatan.

Diantaranya ada Klinik Harapan Mulya Jember, Klinik Poltek Jember, Klinik Temu Waras, Stikes Blambangan, Klinik Yoma Medika, Klinik Darussalam, dan Klinik Harapan Sehat Mayang. “Kami ingin memastikan layanan kesehatan yang profesional dan berkelanjutan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya.

Di tengah keterbatasan sumber daya, RNM terus melakukan penguatan sarana-prasarana, pengembangan layanan diagnostik, serta peningkatan kapasitas tenaga medis. Manajemen mutu terpadu dan optimalisasi teknologi informasi diterapkan untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan aman.

Bagi RNM, keberhasilan bukan semata soal angka finansial, tetapi juga keselamatan pasien dan tingkat kepercayaan masyarakat. “Kepercayaan para pemangku kepentingan adalah modal sosial yang sangat penting bagi keberlanjutan perusahaan kami,” tegasnya.

Direktur Komersial & PLT Direktur Medis PT Pertamina Bina Medika IHC dr Harmeni Wijaya MD, melihat RNM memiliki kekuatan pada kedekatan budaya dan relasi sosialnya. Ia menilai, RNM begitu akrab dengan lingkungan pesantren, para kiai, hingga tokoh masyarakat setempat, sesuatu yang tidak selalu dimiliki rumah sakit lain.

Menurutnya, nuansa heritage yang tetap terawat menjadi daya tarik tersendiri. “Budaya lokal yang dipegang kuat itu akan tetap menjadi favorit masyarakat dan itu kekuatan RNM,” ujarnya.

Dari sisi komersial, ia menilai RNM tumbuh adaptif dan lincah membaca kebutuhan zaman. Strategi membangun klinik, menjalin KSO, hingga memperkuat fasilitas dinilai sebagai langkah tepat untuk memperluas jangkauan layanan.

Bahkan, ia membuka peluang RNM menjadi tujuan medical tourism, terutama di wilayah seperti Jember dan Banyuwangi yang berkembang sebagai destinasi wisata. “Kami optimistis RNM bisa terus berinovasi dan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan kesehatan nasional,” pungkasnya. (ika/kin/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #PT Rolas Medika Nusantara #banyuwangi #fasilitas kesehatan #Bondowoso