Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Peduli Bencana, Gabungan UKM Unmuh Jember Turun Tangan Cegah Longsor Susulan di Kaliwates

M Adhi Surya • Jumat, 2 Januari 2026 | 09:57 WIB
KOMPAK: Gabungan UKM Unmuh Jember gotong royong memasang bronjong di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Krajan RT 05 RW 04, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Selasa (30/12).
KOMPAK: Gabungan UKM Unmuh Jember gotong royong memasang bronjong di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Krajan RT 05 RW 04, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Selasa (30/12).

Radar Jember  - Puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember yang tergabung dalam gabungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terlibat langsung dalam kegiatan Gotong Royong Pemasangan Bronjong Penahan Tanah Longsor di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Krajan Rt 05, Rw 04, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Selasa (30/12).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi longsor susulan menyusul kejadian longsor yang terjadi pada 9 dan 22 November lalu.

Kondisi tanah di lokasi dinilai semakin labil, bahkan tiga rumah warga di atas tebing telah mengalami retakan, sehingga diperlukan langkah mitigasi segera untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Lurah Kaliwates, Abdul Kamil menjelaskan, pemasangan bronjong dilakukan untuk menahan pergerakan tanah pada tebing yang longsor, terutama saat debit air sungai meningkat di musim hujan.

“Bronjong ini kami bangun agar tidak terjadi longsor berikutnya," tuturnya.

Tanah di tebing, tambahnya, sudah labil dan ada tiga rumah di atasnya yang mulai retak.

"Karena keterbatasan anggaran pemerintah di akhir tahun, kegiatan ini kami lakukan secara swadaya dengan melibatkan perguruan tinggi dan elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut pemasangan bronjong dilakukan dengan memanfaatkan bantuan 100 unit bronjong kawat, dengan target pemasangan maksimal meski jumlah tersebut baru mencukupi sekitar sepertiga dari kebutuhan ideal di lokasi tersebut.

Namun demikian, keberadaan bronjong dinilai sangat membantu menahan tanah saat air sungai naik hingga empat sampai lima tingkat.

Dalam kegiatan ini, Unmuh Jember turut berkontribusi melalui dukungan material dan sumber daya manusia.

Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr Sofyan Rofi, M Pd I, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bagian dari komitmen kampus dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kami hadir melalui unit kegiatan mahasiswa dengan membawa empati dan simpati untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Kontribusi kami meliputi penyediaan batu sungai sebagai material bronjong serta keterlibatan langsung mahasiswa dari berbagai UKM,” jelasnya.

Menurutnya, mayoritas mahasiswa yang terlibat merupakan pengurus UKM, sebagai bentuk pembelajaran sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas kemahasiswaan.

“Mahasiswa harus memahami bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat, " tutupnya. (ika/dhi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #universitas muhammadiyah #pemasangan bronjong #Unmuh Jember