Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Riset AI Dosen Unmuh Jember Ungkap Cara Baca Preferensi Konsumen Lebih Cepat Lewat Metode SimplEx yang Ia Kembangkan

Redaksi Radar Jember • Selasa, 18 November 2025 | 14:05 WIB

KEREN: Dr Bagus Setya Rintyarna, dosen Teknik Elektro Unmuh Jember, mempresentasikan riset analisis preferensi konsumen berbasis kecerdasan buatan di Rakornas AST-PTMA, beberapa waktu lalu.
KEREN: Dr Bagus Setya Rintyarna, dosen Teknik Elektro Unmuh Jember, mempresentasikan riset analisis preferensi konsumen berbasis kecerdasan buatan di Rakornas AST-PTMA, beberapa waktu lalu.

Radar Jember - Konferensi dan Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AST-PTMA) di Universitas Muhammadiyah Jember menjadi ruang bertemunya berbagai inovasi riset dari perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia.

Beragam pemaparan teknologi mutakhir tersaji. Salah satunya terkait pemanfaatan kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) dalam membaca perilaku konsumen.

Dosen Teknik Elektro Unmuh Jember, Dr Bagus Setya Rintyarna, mempresentasikan riset bertajuk Consumer Preference Analysis Based on Aspect-Level Sentiment Analysis of Product Reviews.

Riset tersebut menyoroti bagaimana ulasan produk dapat diolah menjadi informasi strategis bagi industri.

Dalam penjelasannya, Dr Bagus menegaskan bahwa ulasan konsumen yang tersedia di berbagai platform e-commerce merupakan sumber data penting.

“Di era digital, ulasan konsumen bukan sekadar opini, tetapi data berharga yang bisa digunakan untuk memahami kebutuhan dan ekspektasi pasar secara lebih mendalam,” ujarnya.

Riset tersebut menggunakan pendekatan Aspect-Level Sentiment Analysis, sebuah metode yang memecah sentimen konsumen ke aspek-aspek spesifik seperti desain, harga, fitur, hingga daya tahan produk.

Dengan teknik ini, tingkat kepuasan konsumen dapat diukur secara lebih akurat berdasarkan kebutuhan yang benar-benar mereka soroti.

Dalam presentasinya, Dr Bagus juga memperkenalkan metode yang ia kembangkan, SimplEx atau Simple Extraction Model, yang menawarkan akurasi lebih tinggi dibandingkan metode analisis sentimen tradisional.

Model ini memudahkan produsen dalam menangkap kecenderungan pasar secara cepat tanpa harus menggelar survei besar-besaran.

SimplEx, tambahnya, dapat membantu pelaku industri dan UMKM dalam memahami tren pasar dengan lebih efisien.

“Dari data ulasan online saja, kita bisa mengetahui pola konsumsi masyarakat Indonesia secara real time,” jelasnya

Riset ini dinilai relevan dengan kondisi Indonesia sebagai pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, yang kini memiliki lebih dari 178 juta pengguna aktif.

Tingginya aktivitas belanja online membuat analisis preferensi konsumen menjadi kebutuhan penting bagi produsen dan pengembang produk.

Kehadiran Dr Bagus dalam forum nasional AST-PTMA menegaskan kontribusi Unmuh Jember dalam pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Selain menunjukkan kapasitas akademik kampus, riset ini menjadi bukti bahwa ilmu teknik dapat memberikan solusi praktis bagi kebutuhan industri digital yang terus berkembang. (dhi/c2/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #universitas muhammadiyah #Unmuh Jember