Radar Jember - Wa'amila Roziqin, siswi kelas XII D MA Unggulan Nuris Jember, kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara 3 Quran of Champions 2025 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS di Malang, 24 Oktober lalu.
Kemenangan itu melengkapi perjalanan panjangnya dalam menjaga hafalan Alquran sejak kecil.
Pagi itu, Mila duduk bersila sambil membuka mushaf yang sudah menemaninya bertahun-tahun.
Jemarinya menelusuri ayat demi ayat yang telah melekat kuat dalam ingatannya sejak ia masih belia.
Santri asal Jenggawah itu mulai bersahabat dengan Alquran sejak duduk di bangku kelas 3 SD.
Hafalannya tumbuh perlahan. Namun, semangatnya justru bertambah cepat hingga berhasil menuntaskan 30 juz saat kelas 2 SMP, atau lebih tepatnya di usia 13 tahun
Meski sudah hafal, ia tahu perjalanan tidak berhenti di situ.
Baginya, menjaga hafalan itu yang menjadi tantangannya.
“Karena itu, saya selalu membawa mushaf ini ke mana pun pergi. Baik ke kelas, halaman pondok, maupun saat jam istirahat,” tuturnya.
Demi menjaga hafalannya, Mila menyusun ritme murajaah yang ketat sesuai kondisinya.
Bahkan, minimal ia harus mendisiplinkan diri untuk membaca dua juz setiap hari.
Ditambah latihan khusus untuk memperkuat ayat-ayat yang mulai melemah, termasuk sambung ayat acak tanpa melihat mushaf.
Latihan intens itu kembali teruji saat ia mengikuti Quran of Champions 2025 tingkat nasional.
Dalam lomba yang menguji ketelitian melalui tebak dan sambung ayat tersebut, Mila tampil tenang hingga akhirnya berhak atas juara 3 nasional.
Bagi Mila, kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan. Melainkan kesempatan untuk menakar kualitas hafalan.
Ia menilai setiap keraguan saat tampil sebagai tanda untuk kembali belajar dan menguatkan bagian yang masih lemah.
Baca Juga: Hebat! Siswa MI Unggulan Nuris Jember Ini Wakili Jawa Timur di Olimpiade Madrasah Nasional
Meski dikenal tekun dalam dunia tahfiz, Mila menyimpan cita-cita menjadi pebisnis muda yang mampu membangun usaha bermanfaat dan tetap selaras dengan nilai-nilai islami.
Di tengah mimpi itu, ia bertekad untuk terus menjaga hafalan 30 juz seumur hidupnya sembari mengasah keterampilan hingga berhasil meraih mimpinya. (dhi/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh