RADAR JEMBER - Kampung Dinoyo yang terletak Desa Rambipuji, Kabupaten Jember, terus bergerak mengembangkan potensinya sebagai desa wisata edukatif.
Inisiatif POKDARWIS Kampoeng Dinoyo Rambipuji bersama akademisi dari Kelompok Riset dan Pengabdian Mayarakat Creative Business (KERIS-DIMAS Creatness) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember terus berkembang.
Setelah di tahun 2024 bersama dalam pengembangan blue print bisnis wisata ground camping ramah lingkungan, kini di tahun 2025 memfokuskan pengembangan bisnis pada pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi wisata sekolah sungai.
Sekolah sungai merupakan upaya untuk melestarikan ekosistem sungai dalam bentuk edukasi kepada masyarakat.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat ketahanan sosial, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga di sekitaran bantaran Sungai Dinoyo Rambipuji.
Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari tim akademisi KERIS-DIMAS Creatness FEB UNEJ yang mendorong POKDARWIS Kampoeng Dinoyo bukan hanya menyediakan destinasi wisata, tetapi juga sebagai Center of Human Education.
Konsep ini menggabungkan wisata alam, edukasi mitigasi bencana, dan pengembangan ekonomi lokal yang dikemas dalam konsep ekowisata.
Ekowisata tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan ekonomi dan bisnis semata, namun juga mengedepankan pelaksanaan konservasi alam sekaligus edukasi kepada wisatawan.
Sebagai langkah awal, pada 16 Juni 2025 telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan KERIS-DIMAS Creatness FEB UNEJ, Pokdarwis Kampoeng Dinoyo, BPBD Kabupaten Jember, PMI Kabupaten Jember, serta DESTANA Rambipuji.
Forum ini membahas strategi pengelolaan lingkungan, penyusunan kurikulum sekolah sungai, penguatan kapasitas SDM, hingga strategi promosi berbasis media sosial.
Hasil pertemuan ini juga menekankan perlunya dukungan kebijakan pemerintah serta koordinasi lintas sektor agar program berjalan optimal yang nantinya dikemas dalam bentuk strategi penta helix.
Salah satu terobosan pada Agustus 2025 adalah dilaksanakannya Child Education Rally (CHIERA).
CHIERA merupakan perwujudan dari ekowisata sekolah sungai yang digagas oleh POKDARWIS Kampoeng Dinoyo dengan mengusung program edukasi mitigasi bencana yang menyasar anak-anak di tingkat SD dan SMP.
Melalui kurikulum sederhana yang mengadopsi materi ilmu hayati, pengenalan ekosistem sungai, kampanye pelestarian sungai dengan pengolahan sampah yang ada di sungai Dinoyo, penanggulangan bencana, sekaligus melatih kerjasama tim dan leadership.
Kegiatan edukasi ini dikemas dalam bentuk susur sungai di bantaran Sungai Dinoyo Rambipuji.
Pokdarwis Kampoeng Dinoyo Rambipuji optimis melalui integrasi wisata ground camping dan ekowisata sekolah sungai akan membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Adanya dukungan akademisi, komunitas, dan pemerintah, Ekowisata Dinoyo diharapkan dapat dikenal luas sebagai destinasi wisata edukatif sekaligus model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan di Kabupaten Jember.
Editor : M. Ainul Budi