JEMBER, RADARJEMBER - Ratusan jamaah hadir dalam kegiatan Semaan Al Quran yang digelar oleh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Sabtu (16/08) di halaman Gedung Bussniness and Education Center (BEC).
Jamaah terlihat khusuk dalam mengikuti Semaan Al Quran bersama Majelis Semaan Al Quran dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek. Kegiatan ini dimulai dengan semaan Al Quran setelah salat shubuh hingga menjelang Maghrib.
Kemudian dilanjutkan Dzikrul Ghofilin selepas maghrib hingga isya. Di penghujung acara, dilaksanakan Syiiran bersama para jemaah, dilanjut dengan kajian kitab Minnahus Tsaniyah bersama, dan diakhiri dengan doa.
Turut hadir, Pimpinan UIN KHAS Jember, seluruh sivitas akademika, beserta jamaah Sema'an dan Dzikrul Ghofilin dari berbagai daerah se Kabupaten Jember.
Dalam sambutannya, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni mengungkapkan, selain daripada mewujudkan empat pilar pesan KH. Achmad Shiddiq, acara Moloekatan Gus Miek menjadi kegiatan rutin tahunan agar Al-Qur'an menjadi acuan seluruh sivitas akademika dalam mengelola Perguruan Tinggi.
"Inilah kenapa UIN KHAS begitu komitmen untuk menggalang dan mempertahankan, agar Al Quran terus menjadi nafas, menjadi kompas, terus menjadi ruh daripada sivitas akademika dalam mengelola Perguruan tinggi, selain memang pesan dari pendiri, yakni almarhum Kiai Haji Achmad Shiddiq" Ungkap Rektor
Selaras dengan keterangan Sukardi, Panitia Pelaksana Moloekatan Gus Miek di UIN KHAS, Ia menyampaikan acara bertajuk Semaan Al Quran ini diselenggarakan dalam rangka peningkatan spiritualitas civitas akademika dan masyarakat.
"Kegiatan Semaan Al Quran dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek ini merupakan agenda Pimpinan UIN KHAS yang diagendakan setiap setahun sekali di kampus dalam rangka Peningkatan Spiritualitas Mahasiswa, Civitas Academika, Dosen dan Tenaga Kependidikan serta Jamaah Masyarakat se Wilayah Kab Jember," Papar Sukardi.
Di samping itu, Prof. Hepni juga menyampaikan manfaat mengamati dan memahami Al-Quran ialah, Al-Quran Petunjuk bagi kehidupan dan petunjuk Al-Quran mudah diingat, kedua, berguna bagi kehidupan, ketiga, lisan yang keluar yang dapat menyejukkan hati manusia, tangan yang memudahkan orang lain bukan menyusahkan orang lain, dan terakhir Al-Qur'an tetap relevan (tetap menjadi petunjuk di akhir zaman).
Editor : Alvioniza