Radar Jember - Gerak luwes, mata berbinar, dan narasi yang mengalir dramatis menghipnotis juri nasional di Sidoarjo.
Santri SMA Nuris Jember ini bukan sekadar tampil, tapi membius panggung dengan performa penuh jiwa.
Octiara Lulujia, santri SMA Nuris Jember, kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional.
Dalam ajang National Storytelling Competition yang digelar Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), pada 24 Mei lalu, Lulu, sapaan akrabnya, berhasil meraih penghargaan Best Improvisation.
Siswa kelas sepuluh itu membawakan kisah legendaris Bawang Merah dan Bawang Putih, namun dengan sentuhan artistik yang tak biasa.
Koreografi yang kuat, pembawaan penuh emosi, serta improvisasi orisinal membuat penampilannya mencuri perhatian.
“Semua properti saya buat sendiri, termasuk naskahnya,” ungkapnya.
Dia benar-benar tampil total, menjadikan panggung sebagai ruang jiwa untuk bercerita.
Kesuksesannya tak lepas dari peran besar SMA Nuris Jember, khususnya melalui ekstrakurikuler public speaking dan TOEFL yang diikutinya secara konsisten.
Sekolah berbasis pesantren ini dikenal dengan atmosfer belajar yang mendukung tumbuhnya prestasi akademik maupun nonakademik.
Bakat bahasa Inggris Lulu tumbuh sejak kecil.
Sebab, ayahnya adalah guru bahasa Inggris di SMP Situbondo dan kerap mengenalkannya pada bahasa asing ini.
Lulu juga aktif di berbagai lomba storytelling sejak SMP dan kerap pulang membawa piala.
“Saya mudah paham bahasa Inggris. Jadi, saya akhirnya memahami kalau ini bagian dari potensi diri saya,” tutur remaja 16 tahun itu.
Masuk SMA Nuris melalui jalur beasiswa, Lulu membuktikan bahwa dunia pesantren pun mampu melahirkan talenta internasional.
"Orang tua mondokkan saya ke Nuris karena tahu di sini prestasi akademik sangat dijaga," kata santri jurusan IPS itu penuh semangat.
Di usia 16 tahun, Lulu tak sekadar menjadi kebanggaan sekolah dan pesantren.
Tapi, juga teladan generasi muda yang terus mengejar mimpi dengan bekal bahasa, karakter, dan keyakinan.
Sebuah kisah inspiratif bahwa dari panggung kecil pun, cahaya besar bisa lahir. (sil/c2/dwi)
Baca Juga: Puncaki Podium dan Cetak Top Skor, Tim Futsal SMP Nuris Jember Juarai Porseni MKKS SMP Swasta
Editor : Imron Hidayatullahh