Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bercerita dengan Hati, Berprestasi dengan Iman, Siswa MA Unggulan Nuris Jember Ini Juara 1 Lomba Storytelling Nasional

Mega Silvia RJ • Kamis, 29 Mei 2025 | 13:30 WIB
JAGO BAHASA INGGRIS: Vidic Alghanis, santri MA Unggulan Nuris Jember peraih juara satu lomba storytelling tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). (NURIS JEMBER)
JAGO BAHASA INGGRIS: Vidic Alghanis, santri MA Unggulan Nuris Jember peraih juara satu lomba storytelling tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). (NURIS JEMBER)

Radar Jember – Tak banyak yang menyangka, di balik wajah tenang santri MA Unggulan Nuris Jember ini, tersimpan semangat besar dan keberanian luar biasa.

Vidic Alghanis, santri kelas sepuluh ini sukses menyabet juara satu lomba storytelling tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (24/5/2025).

Vidic mengalahkan 25 finalis dari berbagai daerah.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren seperti MA Unggulan Nuris mampu mencetak generasi yang tak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berprestasi di level nasional lewat skill public speaking.

Perjalanan Vidic di dunia public speaking dimulai sejak masih duduk di MTs Unggulan Nuris.

Meski awalnya takut berbicara dalam bahasa Inggris, pengalaman ikut lomba saat MTs membuatnya jatuh cinta pada bahasa Inggris.

Di MTs, dia fokus pada pidato berbahasa Inggris.

Kini, di jenjang MA, ia memilih mendalami storytelling dan aktif di ekstrakurikuler public speaking yang ada di bawah bimbingan guru dan ustad pesantren.

Vidic menunjukkan kemampuan bercerita yang luar biasa.

Di babak penyisihan, dia membawakan cerita Reog Ponorogo. Melaju babak final, ia tampil mengesankan dengan kisah Kebo Iwa yang ia sampaikan penuh penghayatan dan ekspresi.

“Saya ingin bercerita dengan hati, agar yang mendengar bisa ikut merasakan makna ceritanya,” ucap santri asal Desa/Kecamatan Kalisat, Jember itu.

Di balik kemampuannya, Vidic punya cara belajar yang khas.

Dia lebih senang belajar bahasa Inggris melalui praktik dan langsung berbicara.

Belajar melalui film, musik, hingga game.

Dia memilih kamar bahasa Inggris di pesantren, sehingga bisa intens berdialog dengan temannya dalam bahasa Inggris.

Siswa 16 tahun itu juga pernah mencoba berbincang dengan bule saat dalam penerbangan sepulang umrah, tahun lalu.

“Itu momen yang buat saya makin percaya diri,” katanya.

Meski aktif berprestasi, Vidic tak melupakan identitasnya sebagai santri.

Ia tetap belajar kitab kuning seperti Safina, memperdalam fikih, dan menjaga kedisiplinan sebagai bagian dari pendidikan pesantren.

“Saya ingin jadi psikolog, tapi juga tetap punya bekal agama yang kuat,” ujarnya.

Prestasi Vidic menjadi cermin dari semangat MA Unggulan Nuris Jember dalam membentuk santri yang unggul secara akademik, spiritual, dan keterampilan.

Sekolah ini terus mendorong para santri untuk mengeksplorasi potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren. (sil/dwi)

 Baca Juga: Puncaki Podium dan Cetak Top Skor, Tim Futsal SMP Nuris Jember Juarai Porseni MKKS SMP Swasta

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #ponpes nuris #storytelling #nuris jember #Umsida Sidoarjo