ANTIROGO, Radar Jember - Santri SMP Nuris Jember kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional.
Muhammad Fikri Fillah, santri kelas 8, berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab yang digelar Ospenas, Mei lalu.
Kompetisi yang mempertemukan para peserta dari berbagai daerah itu kali pertama diikuti Fikri.
Biasanya, dia lebih sering mengikuti lomba bahasa Inggris dan kerap menyabet juara.
Ketertarikan Fikri terhadap olimpiade bahasa Arab muncul dari rasa penasarannya terhadap soal-soal dan ingin menguji kemampuan yang ia pelajari di madrasah diniyah, Pesantren Nuris.
Terutama dalam bidang nahwu dan shorof.
Ternyata, penguasaannya terhadap materi itu menjadi kunci keberhasilannya meraih medali emas.
Fikri memang dikenal sebagai santri yang tekun dan aktif.
Dia berharap, dengan belajar bahasa Arab dia bisa memahami kitab seperti Fathul Qorib dalam bidang fikih, Talim Muta’allim, hingga Imrithi.
“Saya lebih suka belajar bahasa Arab karena ingin bisa memahami isi kitab kuning dan Alquran secara mendalam,” ungkapnya.
Di sisi lain, bahasa Inggris juga dia kuasai dengan baik, berkat bimbingan sang ayah yang merupakan guru bahasa Inggris.
Meski begitu, Fikri tetap berkomitmen mendalami bahasa Arab.
Dia merasa kedua bahasa ini sama-sama penting.
Bahasa Arab untuk memahami agama dan kitab, sementara bahasa Inggris untuk komunikasi global.
“Saya ingin bisa bicara dengan siapa pun, termasuk orang luar negeri,” ujar santri SMP Nuris Jember itu.
Selain itu, rutinitas hafalan Alquran juga menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya di pesantren.
Lingkungan belajar yang kondusif dan teman-teman yang suportif membuatnya betah menuntut ilmu di Nuris.
Prestasi Fikri menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mumpuni dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang akademik.
SMP Nuris pun kembali membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan berprestasi. (sil/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh