Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Belajar Jadi Dai sejak Muda untuk Tebarkan Semangat Moderasi, Santri MA Unggulan Nuris Jember Ini Menangkan Kompetisi Dai Nasional

Imron Hidayatullahh • Kamis, 22 Mei 2025 | 12:30 WIB
SEMANGAT BERDAKWAH: Siswa MA Unggulan Nuris Jember, Muhammad Helmi Fauzan Kamil, menerima piala sebagai juara satu dai nasional dalam Forcemi Islamic Competition pada 5 Mei lalu. (Nuris Jember)
SEMANGAT BERDAKWAH: Siswa MA Unggulan Nuris Jember, Muhammad Helmi Fauzan Kamil, menerima piala sebagai juara satu dai nasional dalam Forcemi Islamic Competition pada 5 Mei lalu. (Nuris Jember)

Radar Jember - Calon dai muda dari siswa MA Unggulan Nuris Jember, Muhammad Helmi Fauzan Kamil, berhasil meraih juara satu kompetisi dai nasional.

Tepatnya pada ajang Forcemi Islamic Competition yang digelar oleh Forum Cendekiawan Muda Indonesia dan terpusat di Yogyakarta, 5 Mei lalu.

Pada babak final, Helmi unggul di antara enam finalis lainnya.

Tema moderasi beragama dan ukhuwah islamiyah yang dibawakannya selama tujuh menit cukup memukau juri.

Helmi mengatakan sudah mulai belajar menjadi dai sejak MTs.\Baca Juga: Ilmu Agama yang Utama hingga Paham Makna Ibadah, Kini Santri MTs Unggulan Nuris Jember Ini Raih Juara 1 Lomba MQK Nasional

Kemampuannya semakin terasah sejak di MA Unggulan Nuris Jember.

Tiap dua kali dalam sepekan, dia aktif dalam ekstrakurikuler pidato.

Bahkan sebelumnya, dia juga baru menjuarai lomba pidato di Maskumambang, Gresik.

Tiap lomba dai, santri kelas sebelas itu membuat  pidato maupun materi dakwah sendiri.

Tentor di MA Unggulan Nuris selalu memberikan pendampingan.

"Sekarang saya sedang mempersiapkan lomba dai yang digelar forum tilawah dan dakwah bulan depan," ungkap Helmi.

Selain pidato, remaja asal Bondowoso itu juga tergabung dalam ekstrakurikuler public speaking.

Beberapa kali mengikuti lomba story telling dan keluar menjadi juara.

Kemampuan berbicaranya di depan umum tak diragukan.

"Saya terinspirasi dari ibu saya, beliau guru PAUD dan sering menjadi MC di acara keluarga," ucapnya.

Helmi mengaku sangat beruntung bisa bersekolah di MA Unggulan Nuris yang telah mewadahi bakatnya.

Dia semakin percaya bahwa santri yang digembleng di sana pasti mendapatkan bekal ilmu agama dengan sangat baik.

"Sehingga skill saya makin berkembang," pungkasnya. (sil/c2/dwi)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #dai muda #ponpes nuris #santri #nuris jember