GEBANG, Radar Jember – Sebanyak 41 anak yatim yang diasuh di Lembaga YABAPPENATIM Gebang, menerima santunan dari puluhan mahasiswa penerima beasiswa Cendekia Baznas di Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program pengabdian terhadap masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui program Baznas RI, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Wakil Rektor III UNIKHAMS Jember, Dr Nurul Anam menyampaikan, kegiatan santunan anak yatim yang berlangsung di Lembaga YABAPPENATIM Gebang, pada Senin, (10/3) tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga dilengkapi dengan edukasi mengenai praktek baca tulis al quran.
"Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan santunan, tetapi juga memberi pengetahuan dan keterampilan dalam membaca dan menulis al quran," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama, terutama dalam hal memahami al quran dengan benar. Para anak yatim yang hadir dalam acara tersebut tampak antusias mengikuti pelajaran baca tulis al quran yang dipandu oleh mahasiswa UNIKHAMS Jember.
Selain itu, Dr Anam juga mengungkapkan bahwa Baznas RI menekankan pentingnya pada momen ini untuk menyampaikan doa bagi warga Palestina, yang tengah menghadapi berbagai kesulitan. "Dalam kegiatan ini, Baznas RI menitipkan agar kita semua mengkhususkan doa untuk saudara-saudara kita di Palestina melalui khataman al quran, yang dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah," ungkapnya.
Kegiatan ini dimulai dari Khataman al quran dan praktek baca tulis al quran yang dipimpin oleh ustad Daniel Abrory, sementara doa bersama dipimpin oleh Muhammad Saifur Rahman, dan praktek baca tulis al quran di pandu ustadzah Eva Maulidatul Hasanah, serta santunan kepada anak yatim.
“Kemudian kultum dari Kaprodi PBA UNIKHAMS Jember, ustadz Hasyim Asy’ari, di lanjut dengan sholat berjamaah serta panjatkan doa untuk warga Palestina dan diakhiri dengan buka bersama,” pungkasnya. (ika/dhi)
Editor : M. Ainul Budi