BADEAN, Radar Ijen - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2024, Direktur RSUD dr H Koesnadi, dr Yus Priyatna A, SpP, FSIR, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bondowoso. Dokter Yus menyebutkan banyak tenaga kesehatan yang berada di RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso berlatar belakang santri.
“Selamat Hari Santri Nasional! Semoga semangat keikhlasan dan ketulusan para santri terus menginspirasi kita semua dalam menjaga dan merawat keutuhan bangsa. Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan ,” ujar Direktur RSUD dr H Koesnadi, dr Yus Priyatna A, SpP, FSIR.
Dokte Yus menekankan pentingnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa dan kontribusi mereka dalam pembangunan masyarakat. Dengan tema tahun ini "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan," Dokter Yus berharap agar para santri dapat terus berjuang dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa
. “Hari Santri adalah pengingat akan dedikasi dan pengorbanan para santri dalam menuntut ilmu dan berbakti kepada masyarakat. Semoga setiap langkah kalian diridhai dan diberkahi oleh Allah SWT,” tambahnya.
Direktur rumah sakit milik Pemkab Bondowoso juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya para santri dalam menuntut ilmu. “Mari kita doakan agar semua santri di seluruh penjuru negeri selalu dilindungi dan diberikan kesehatan untuk terus menimba ilmu demi kemajuan agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Perayaan Hari Santri Nasional ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun peradaban yang damai dan berkeadilan. “Hari Santri Nasional ini juga menjadi momentuk kami di RSUD dr H Koesnadi Bondowoso untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Apalagi, sambungnya, banyak masyarakat Bondowoso yang menjadi berlatar belakang santri. “Bondowoso ini termasuk Kota Santri, banyak masyarakat yang memang pernah nyantri di pondok pesantren, ini berarti banyak pasien yang dilayani oleh RSUD dr Koeansdi berlatar belakang santri,” ungkapnya.
Menurut dia, Tenaga kesehatan dan karyawan di RSUD dr H Koesnadi dapat memetik hikmah spiritual dari peringatan Hari Santri Nasional.
Nilai-nilai seperti teosentrism, sukarela, kearifan, kesederhanaan, dan kemandirian yang dikandung oleh seorang santri dapat menjadi pedoman moralitas dan etika profesional bagi dokter dan perawat.
“Mereka harus tetap rendah hati dan sabar dalam menjalankan profesinya, serta senantiasa ingat akan tanggung jawab moral mereka dalam menyelamatkan nyawa manusia,” ujarnya. (ika)
Editor : Radar Digital