ARJASA, Radar Jember - Dalam menjalankan proses bisnis, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memiliki komitmen menjaga, mengembangkan, hingga meningkatkan sektor bisnis secara berkelanjutan.
Khususnya terhadap produktivitas hasil kebun di wilayah kerja Jember.
Mulai dari Kebun Renteng Banjarsari, Kebun Zeelandia, Kebun Silosanen Sumber Tengah, Kebun Glantangan, Kebun Mumbul, Kebun Kalisanen Kotta Blater, Kebun Gunung Gumitir, dan terakhir Kebun Gunung Gambir, Kabupaten Jember.
Melalui sektor bisnis yang beraneka ragam, seperti kopi, karet, kayu, tebu, juga teh, PTPN 1 Regional 5 telah menerapkan berbagai strategi pengelolaan komoditas agar produksi tanaman tahunan bisa terus meningkat.
Dengan menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada semua sektor bidang komoditas. Salah satunya dengan pengembalian unsur hara dengan memberikan input pupuk organik dan anorganik, sehingga kesehatan tanah dan tanaman bisa tetap terjaga dengan baik.
Koordinator Manajer Kebun Wilayah Jember Benny Hendricrianto SP mengatakan, dengan menerapkan GAP pada semua tanaman perkebunan, maka peluang pencapaian dan peningkatan produksi kebun wilayah Jember PTPN I Regional 5 bisa dicapai.
Tentu yang tak kalah penting tetap memperhatikan kualitas atau mutu yang dimiliki.
“Dream, believes, make it happen. Bermimpilah, percayalah, maka hal itu akan terwujud,” ujarnya.
Terus Tingkatkan Kualitas SDM
BENNY mengungkapkan, sumber daya manusia (SDM) juga merupakan unsur penting yang tidak bisa ditinggalkan dalam mencapai target produksi perkebunan. Sebab, keberhasilan pencapaian kinerja kebun tidak lepas dari SDM yang mengelola.
Tak heran jika kegiatan positif yang berkaitan dalam peningkatan kompetensi SDM karyawan rutin dilakukan.
Artinya, kata dia, di tengah kesibukan dalam menyelesaikan pekerjaan dan fokus dalam pencapaian kinerja, karyawan juga diajak melakukan suatu kegiatan yang bersifat fun, happy, tapi tetap produktif.
Serta memotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi diri melalui seminar, training, buku, sharing session, dan success story. Pada dasarnya, yang ditekankan ada di tiga hal, yaitu bagaimana menjaga pikiran agar tetap tenang, bagaimana membuat hati tetap senang, dan bagaimana menjaga agar tubuh tetap sehat.
Benny mencontohkan, kegiatan memeriahkan HUT Ke-79 RI di PTPN I Regional 5 digelar pada Agustus lalu. Melalui berbagai keseruan perlombaan dan pertandingan seperti tenis, bulu tangkis, voli, tenis meja, hingga tarik tambang.
Kemudian, ada juga lomba lari terong dan pindah tepung untuk ibu-ibu IKBI. Untuk kategori anak-anak atau putra-putri karyawan juga ada lomba mewarnai, tebak lagu nasional, lari kelereng, lari bendera.
"Saat itu, kami juga berikan reward kepada karyawan dan karyawati berprestasi dengan harapan bisa terus memacu semangat kerja dalam mencapai kinerja terbaik," jelasnya.
Turut Tuntaskan Stunting
MASIH dalam peringatan HUT Ke-79 RI, lanjutnya, sebagai bagian dari Kabupaten Jember, tak lupa PTPN I Regional 5 juga menyerahkan bantuan sosial dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2024 sebesar Rp 30 juta untuk penanganan stunting di Jember. melalui Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Jember di Kebun Renteng Banjarsari, (27/8).
“Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk ambil bagian dan turut serta dalam penuntasan stunting di Jember,” katanya.
Tak cukup sampai di situ, pada gelaran Gerak Jalan Kreasi Tanggul-Jember Tradisonal (Tajemtra) 2024 semua manajer kebun wilayah Jember PTPN 1 Regional 5 juga turut ambil bagian. Selain menyehatkan badan tentunya, kegiatan seperti itu juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi antarmanajer.
Sebab, tidak setiap hari mereka bisa berkumpul bersama dan berbagi kisah dengan manajer perkebunan di PTPN 1 Regional 5 lainnya.
Dengan demikian, harapannya perusahaan tetap bisa tumbuh positif dan sustainable. Tentunya hal itu perlu didukung oleh berbagai elemen shareholder dan stakeholder.
"Di akhir tahun yang tersisa empat bulan ini, kami akan terus maksimalkan semua potensi untuk mencapai target. Dengan melihat peluang harga komoditas yang sangat bagus, maka sayang jika dilewatkan begitu saja. Kami optimistis bahwa semua manajer kebun wilayah Jember bersama timnya akan terus gigih berjuang bersama-sama untuk mewujudkannya," pungkasnya. (qal/c2/dwi)
Editor : Radar Digital