Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Anggota DPRD Jatim dari PKS Teladani Almarhum Kiai Hannan, Hadiri Haul Ke-6 di Kecamatan Tanggul Jember

Radar Digital • Rabu, 11 September 2024 | 12:05 WIB

 

HORMATI KIAI: Drs Khusnul Khuluk (paling kanan) menghadiri haul ke-6 KH Mahfudz bin Abdul Hannan, Tanggul.
HORMATI KIAI: Drs Khusnul Khuluk (paling kanan) menghadiri haul ke-6 KH Mahfudz bin Abdul Hannan, Tanggul.

MANGGISAN, Radar Jember - Anggota DPRD Jawa Timur Drs Khusnul Khuluk menghadiri haul ke-6 KH Mahfudz Abdul Hannan, Senin (9/9) malam, di Tanggul. Anggota DPRD Jatim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengikuti rangkaian haul yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Fatihul Ulum Al Mahfudz, Manggisan, Kecamatan Tanggul, Jember.

Almarhum KH Mahfudz Abdul Hannan merupakan putra dari almarhum KH Abdul Hannan yang dikenal dengan ilmu falak dan kehafizannya. Dia adalah salah satu keturunan kiai dari Pondok Pesantren Sidogiri. Pada haul ke-6 ini, keluarga besarnya mengundang anggota DPRD Jatim dari PKS yang baru dilantik akhir Agustus lalu.

Khusnul Khuluk menjadi anggota DPRD Jatim periode 2024–2029, berangkat dari Dapil Jatim V (Jember-Lumajang). Dia berhasil meraih lebih dari 70 ribu suara dari dapilnya. Khusnul Khuluk sangat hormat terhadap ulama. Dia menyampaikan pesan almarhum Kiai Hannan bahwa sebagai manusia jangan sampai lupa pada tugas dan kewajibannya.

"Salah satu pesan almarhum yaitu 'aku iki uwong' (saya ini manusia, Red). Sebagai manusia, jangan pernah lupa dengan tugas dan kewajibannya. Jika tidak ingin disakiti, maka jangan pernah menyakiti orang lain," kata Khusnul Khuluk kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menurut Khusnul, Kiai Hannan adalah sosok yang inspiratif dalam kehidupan bermasyarakat. "Beliau menerapkan metode dakwah bil hal, yaitu berdakwah dengan perbuatan nyata. Beliau sering mendatangi warung-warung kopi di sekitar Tanggul untuk memberi nasihat kepada masyarakat umum," lanjutnya.

Tak hanya terjun langsung ke masyarakat, Kiai Hannan juga menggelar majelis taklim di sekitar pondoknya. Metode ini bisa menjadi teladan, khususnya bagi para pejabat. Agar sering-sering bersama masyarakat, betul-betul mengerti kebutuhannya. Dengan demikian, harapannya dalam membuat kebijakan tidak menyengsarakan rakyatnya. "Ini yang patut ditiru dan diteladani," pungkas Khusnul Khuluk. (ika/c2/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #TANGGUL #haul