Radar Jember - Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember telah meluncurkan program inovatif bernama GENTING (Gerakan Desa Mayang Anti Stunting) di Desa Mayang.
Program ini dirancang untuk mengurangi tingginya angka stunting di desa Mayang melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.
Salah satu inisiatif utama dalam program ini adalah pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan dasar ikan lele, yang diolah menjadi produk seperti dimsum dan abon.
Kedua menu ini tidak hanya bergizi tetapi juga disesuaikan dengan selera anak-anak, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka dengan cara yang lebih menarik.
Tim PPK Ormawa BEM FKG UNEJ juga bekerja sama dengan kader posyandu Desa Mayang untuk menciptakan menu PMT lain yang inovatif.
Salah satu langkah awal yang telah diambil adalah penyelenggaraan lomba memasak PMT berbahan dasar ikan lele, yang diadakan untuk memeriahkan HUT RI ke-79.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga berfungsi sebagai sarana inspirasi bagi para kader posyandu dan warga desa lainnya untuk terus berinovasi dalam menciptakan menu sehat dan bergizi.
Untuk mendukung keberhasilan program GENTING, tim PPK Ormawa BEM FKG UNEJ juga mendirikan “Pojok Gizi" sebagai wadah bagi warga desa untuk berwirausaha. Warga dapat menitipkan makanan sehat yang mereka buat untuk dijual di pojok gizi, yang berlokasi strategis di area balai desa.
Selain menjadi tempat berjualan, pojok gizi juga berperan sebagai pusat edukasi, di mana tim PPK Ormawa mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan stunting.
Dalam upaya lebih lanjut untuk mendukung program ini, tim PPK Ormawa BEM FKG UNEJ juga mendatangkan para ahli dari berbagai bidang untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada warga Desa Mayang.
Salah satu kegiatan edukatif yang dilakukan adalah demo gizi seimbang yang dipandu oleh tim dari Puskesmas Kecamatan Mayang.
Untuk mendukung keberlanjutan penyediaan ketersediaan bahan dasar ikan lele, tim PPK Ormawa BEM FKG UNEJ juga bekerja sama dengan dinas perikanan guna memberikan pelatihan budidaya ikan lele, termasuk penebaran benih ikan lele di kolam-kolam yang telah dibangun di setiap posyandu.
Dengan adanya kolam lele ini, diharapkan warga dapat memanfaatkan hasil budidaya sebagai sumber pangan yang kaya gizi, sehingga mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Tim PPK Ormawa BEM FKG Unej berkomitmen untuk terus mempublikasikan berbagai kegiatan dan program mereka melalui media, agar dapat menginspirasi desa-desa lain dalam upaya menangani masalah stunting.
Kedepan, tim berencana untuk terus mengimplementasikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan, dengan harapan memberikan dampak positif yang lebih luas dalam pencegahan stunting.
Editor : Radar Digital