Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tim FKH Unair Dampingi Peternak Kambing Senduro

Alvioniza • Selasa, 30 Juli 2024 | 18:20 WIB

Photo
Photo

LUMAJANG, RADARJEMBER.COM - Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya kembali melakukan pengabdian masyarakat.

Terbaru, tim itu melakukan pemberdayaan masyarakat peternak dalam pengembangan integrated farm di kelompok ternak mekar sari, di kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Senduro, kemarin siang.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang drh. Endra Novianto, Kepala UPT Puskeswan Senduro Budi Mulyono SP, MMA.

Photo
Photo

Sebab, kegiatan itu diyakini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Utamanya peternak yang tergabung dalam kelompok mekar sari.

Setidaknya ada tiga pemateri yang terlibat dalam kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh tim FKH Unair Surabaya.

Di antaranya, Prof. Dr. Lilik Maslachah, drh., M. Kes sebagai pemateri intregated farm dan pengolahan limbah kambing sekaligus ketua tim pengabdian masyarakat.

Berikutnya Prof. Dr. Widya Paramita L, drh., M.P sebagai pemateri teknologi pengolahan complete feed kambing.

Kemudian terakhir Yossy Imam Candika, SE., M.SM sebagai pemateri perencanaan keuangan, bisnis dan pemasaran.

Photo
Photo

Ketua tim pengabdian masyarakat FKH Unair Prof. Dr. Lilik Maslachah mengatakan, kambing Senduro merupakan salah satu kambing unggulan yang dimiliki Lumajang.

Sebab, kambing itu merupakan kambing jenis dwiguna yaitu penghasil daging dan susu. Bahkan, ditetapkan sebagai kekayaan sumber daya geneik ternak lokal Indonesia.

Menurutnya, potensi ini perlu dikembangkan dan dipertahankan keberadaannya. Salah satunya dengan mendorong peluang peternakan dengan sistem integrated farm.

Untuk itu, tim FKH Unair mendampingi bagaimana mengolah limbah kambing, meracik pakanan yang efektif dan efesien, menyusun perencanaan keuangan, bisnis hingga pemasarannya.

“Kami dampingi untuk bagaimana menyusun analisa usahanya, pemasaran produk melalui aplikasi digital marketing. Supaya pengembangan integrated farm dengan zero waste dapat tercapai. Tujuannya supaya peternakan ruminansia kambing yang ada di mitra mekar sari Senduro semakin sejahtera,” tambahnya.

Setelah mengikuti diskusi dengan tiga pemateri tersebut, tim FKH Unair bersama Dr. Emy Koestanti, drh., M.Kes sebagai pelaku bisnis dengan integrated farm mempraktekkan pengolahan limbah kotoran kambing dan urine menjadi pupuk organik serta membuat pakan ternak compete feed.

Harapannya, pemberian pengetahuan itu dapat memotivasi peternak untuk mengelola peternakannya menggunakan sistem integrated farm dengan baik dan benar.

Sementara itu, Kepala UPT Puskeswan Senduro Budi Mulyono mengucapkan terima kasih terhadap seluruh akademisi yang berasal dari Unair Surabaya. Sebab, melalui pemberdayaan ini, peternak di Kecamatan Senduro memiliki pengetahuan baru mengenai integrated farm dengan zero waste. (son)

Editor : Alvioniza
#fkh unair #Lumajang