Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PDM dan Unmuh Jember Gelar Pelatihan Penyembelihan, Wujudkan Penyembelihan Sesuai Syariat Islam

Radar Digital • Senin, 10 Juni 2024 | 14:45 WIB
SIMULASI: Praktik penyembelihan hewan kurban di Unmuh Jember, belum lama ini. (Foto di-blur bagian pisau)
SIMULASI: Praktik penyembelihan hewan kurban di Unmuh Jember, belum lama ini. (Foto di-blur bagian pisau)

SUMBERSARI, Radar Jember - Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thoyiban (LPHKHT) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember bersama Pusat Studi Sentra Halal Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar pelatihan juru sembelih halal (juleha). Selain itu, juga tata cara pengolahan daging kurban yang higienis.

Pelatihan yang digelar di Unmuh Jember tersebut, kemarin (8/6), untuk memastikan para juru sembelih melakukan penyembelihan sesuai syariat Islam dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sekaligus untuk menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal.

Ketua PDM Jember Prof Aminullah El-Hady menyampaikan bahwa pelaksanaan syariat-syariat Islam perlu diedukasikan kepada pimpinan cabang hingga ranting. Dengan penyembelihan yang sesuai syariat, maka akan memberikan kualitas daging yang baik.

Selain itu, pelatihan penyembelihan juga untuk menghindari hal-hal kecil yang dapat menyakiti hewan. "Prinsipnya, memang hewan kurban harus disembelih, tapi jangan sampai ada unsur penyiksaan," kata Prof Amin kepada Perwakilan Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Jember, saat itu.

Bulan Zulhijah merupakan bulan yang mulia bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban. Sekaligus sarana untuk mendekatkan diri (taqarruban) kepada Allah SWT. Sementara, kurban memiliki hukum sunah muakad, yaitu sangat dianjurkan bagi muslim balig, berakal, dan mampu.

Oleh karena itu, ibadah kurban menjadi sangat penting dan harus disempurnakan dalam bentuk pelaksanaan yang sesuai dengan syariat Islam. Termasuk melibatkan juru sembelih profesional di bidangnya.

Ketua acara sekaligus Badan Pembina Harian (BPH) Unmuh Jember Dhofir Catur Bashori mengaku berencana membuatkan sertifikat khusus kepada para juru penyembelih untuk membangun kepercayaan publik. "Banyak masyarakat yang bisa menyembelih, tetapi bagaimana dengan tata caranya? Apakah sudah sesuai syariat? Nah, sertifikat juru penyembelihan ini jawabannya," jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Juleha Jember Firman Adi Wicaksono, Kepala Pusat Kesehatan Hewan Bangsalsari drh Rifki Nugroho, dosen UIN KHAS Jember Dr Safruddin Edi Wibowo, dan dosen Teknik Industri Pertanian Unmuh Jember Ara Nugrahayu N. (ika/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Jember #Unmuh Jember