TUKUM, Radar Semeru – Informasi tentang lowongan pekerjaan (loker) menjadi kabar yang selalu didamba para fresh graduate.
Kesempatan itu salah satunya bisa didapat melalui event Job Fair.
Selain itu, Job Fair juga dapat menjadi jawaban bagi beberapa isu ketenagakerjaan Lumajang yang masih belum tertangani sepenuhnya.
SMKN 1 Tekung, Lumajang menjadi salah satu instansi pendidikan yang terus konsisten menggelar Job Fair.
Event yang mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan itu kembali digelar pada Rabu (29/5).
Sedikitnya ada 28 perusahaan yang terlibat dan telah menyediakan kurang lebih 991 formasi loker.
Tentu Job Fair yang selalu konsisten digelar setiap tahun tak luput dari peran beberapa mitra andalan SMKN 1 Tekung yang selalu mendukung di belakangnya.
Beberapa rekan kerjasama itu meliputi Mitra Dudi SMKN 1 Tekung yang selalu menerima peluang bagi siswa didik agar dapat bekerja sebelum lulus sekolah. Selanjutnya, PT Intidaya Dinamika Sejati, PT Adiputro Sejati, Karoseri Tentrem, serta masih banyak beberapa mitra pendukung lain.
Plh Kepala Sekolah SMKN 1 Tekung, Lumajang Lilik Macidatul Zahro menjelaskan, diselenggarakannya job fair menjadi salah satu program yang memberi kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Pisang.
“Job Fair yang kembali diselenggarakan juga menjadi salah satu bentuk kepedulian SMKN 1 Tekung kepada anak didiknya. Sehingga, meski sudah lulus sekalipun kami terus memikirkan masa depan anak didik, salah satunya dengan terus konsisten menggelar job fair,” ungkapnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jember Sugeng Triyanto menjelaskan, job fair yang diselenggarkan SMKN 1 Tekung, Lumajang setiap tahun menjadi kegiatan penting dalam memberi kesempatan kerja kepada para fresh graduate.
“Selain itu, adanya job fair dapat memudahkan anak didik mendapat pekerjaan sesuai bidangnya setelah masa pendidikan selesai ditempuh," terangnya.
Jumlah lapangan kerja yang tidak berbanding lurus dengan pencari kerja tentu menjadi problem yang butuh perhatian serius.
Sehingga, dengan adanya kegiatan job fair yang selalu rutin digelar SMKN 1 Tekung, harusnya dapat menjadi solusi konkrit untuk mengatasi permasalahan itu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Lumajang, Indra Wibowo Leksana mengatakan, job fair yang kembali digelar tentu dapat menjadi kesempatan baik untuk menampung para pencari kerja Lumajang.
"Sehingga, dengan banyaknya lowongan yang disediakan tentu tingkat pengangguran di daerah juga akan semakin berkurang. Sehingga, tingkat kesejahteraan masyarakat juga bisa lebih semakin terjamin lagi kedepannya," ujarnya. (has/bud)
Editor : Radar Digital