Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

STDI Imam Syafi’i Jember Gelar Seminar Nasional Pertahanan Keluarga Muslim, Upaya pencegahan Perceraian dan Bekal Membangun Keluarga Bahagia

Alvioniza • Senin, 13 Mei 2024 | 02:34 WIB

Photo
Photo
 

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember melaksanakan Seminar Nasional Hukum Keluarga Islam dan Penutupan Rangkaian Festival Tafaqquh tahun2024 di Hotel Fortuna Grande, Minggu (12/05).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Forum Kajian Ilmu Fikih (FAKIH) STDI Imam Syafi’i Jember sebagai penutup rangkaian acara Festival Tafaqquh 2024.

Festival Tafaqquh tahun 2024 mengusung tema “Rekontekstualiasi Fiqih dalam Membangun Pertahanan Keluarga Muslim” yang dimulai sejak Minggu 05 Mei 2024. Rangkaian kegaitan dimulai dengan daurah internasional kemudian dilanjutkan dengan musabaqoh nasional.

Ketua Pelaksana Festival Tafaqquh Rachmat Riyanto mengatakan bahwa festival ini diadakan sebagai sarana memperluas ilmu pengetahuan fiqih. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya oleh mahasiswa STDI Imam Syafi’I tapi juga masyarakat luas.

”Kami harap festival ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat luas, kami juga dibantu oleh tenaga ahli sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik.” Ujarnya.

Sementara itu Ketua STDI Imam Syafi’i Jember Dr. Muhammad Arifin, M.A menyampaikan bahwa tema tersebut sengaja dipilih mengingat angka perceraian yang cukup tinggi di Jember.

Sehingga kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu menjawab permasalahan di tengah masyarakat tersebut. Pihak kampus STDI Imam Syafi’i terus berupaya hadir ditengah masyarakat dengan berbagi ilmu.

“Tentu ini bisa menjadi sumbangsih untuk menjawab masalah di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Photo
Photo

Menurutnya permasalahan yang ada di tengah masyarakat harus menjadi kepedulian bersama baik pemerintah, akademisi atau pengusaha. Isu ketahanan rumah tangga merupakan masalah yang perlu diperhatikan.

Terlebih Jember termasuk dalam daerah dengan tingkat percerian yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi untuk menghadapi persoalan rumah tangga. Sebab keluarga memiliki fungsi untuk membangun kasih sayang, perlindungan dan membina keagamaan.

“Oleh karena itu pentingnya untuk membangun kesadaran tentang permasalahan tersebut, sebab masalah itu akan menjad rumit mana kala tidak ada kesadaran dari berbagai pihak,” jelasnya.

Guru Besar Filsafat Hukum Islam UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. H. Abu Yasid M.A., LL. M. mengatakan bahwa kegiatan seminar nasional dengan mengangkat tema pertahanan rumah tangga merupakan pilihan yang tepat. Menyesuaikan dengan fenomena yang sedang terjadi di tengah masyarakat yang ada.

Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang Muhammad Arif Zuhri, Lc. M.H.I. menjelaskan penanganan konflik keluarga menurut fikih dilakukan dengan beberapa tahap.

Pertama dilakukan musyawarah antara yang bersangkutan. Kemudian jika tidak menemukan jalan keluar maka yang kedua dilakukan mediasi dengan pihak ketiga untuk membantu mendamaikan keluarga.

Photo
Photo

“yang terakhir jika memang sudah tidak bisa dengan cara apapun, maka talak adalah solusi terakhir,” jelasnya.

Seminar Nasional HKI tahun ini menghadirkan Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I sebagai keynote speaker yang juga merupakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember. Selain itu, Panitia Festival Tafaqquh tahun 2024 juga menghadirkan Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. (STDI Imam Syafi’i Jember), Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, M.A (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Prof. Dr. H. Abu Yasid M.A., LL. M. (UIN Sunan Kalijaga Surabaya) dan Muhammad Arif Zuhri, Lc., M.H.I. (Universitas Muhammadiyah Malang). Seminar Nasional ini dihadiri oleh 400 peserta baik laki-laki maupun perempuan yang rata-rata merupakan para mahasiswa.

 

 

 

 

Editor : Alvioniza
#STDI Jember #fiqih #seminar nasional