Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Diangkat jadi Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono Komitmen Lanjutkan Capaian Khofifah - Emil

Radar Digital • Kamis, 22 Februari 2024 | 20:56 WIB
Photo
Photo

 
SURABAYA, Radar Jember - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, menggantikan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, gubernur dan wakil gubernur Jatim periode 2019-2024 yang resmi berakhir tugasnya per tanggal 13 Februari 2024 kemarin.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Adhy Karyono dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Jumat (16/2) lalu.

Seusai dilantik, proses serah terima jabatan (Sertijab) dengan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa, dan diikuti Sertijab Pj Ketua Tim Penggerak (TP PKK) Provinsi Jatim, Isye Sri Rahayu Adhy Karyono, dari Ketua TP PKK Jatim Periode 2019-2024 Arumi Bachsin Emil Dardak, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (19/2) lalu.

"Saya mohon kerja sama dan doa dari seluruh stakeholder agar mampu melanjutkan kesinambungan jalannya roda pemerintahan, pembangunan serta pelayanan publik tetap berjalan normal," kata Adhy Karyono, seusai Sertijab, dalam keterangan tertulis sebagaimana dilansir dari Bakorwil V Jember.

Adhy Karyono menilai, di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil, Jatim memperoleh berbagai prestasi membanggakan serta menjadi provinsi terkemuka di Indonesia.

Setidaknya sebanyak 738 penghargaan nasional dan internasional telah diraih.

"Maka, tugas amanah yang saya jalankan di masa transisi ini cukup berat. Tapi saya optimis bantuan dan doa dari seluruh rekan-rekan bekerjasama dengan baik meneruskan roda pemerintahan yang sudah dilakukan oleh Khofifah - Emil," tutur dia.

Pj Gubernur Adhy mengaku siap meneruskan tampuk kepemimpinan di masa transisi ini.

Diantaranya, membina hubungan koordinasi dengan jajaran Forkopimda, legislatif, instansi vertikal, serta seluruh 38 Bupati dan Walikota di Jatim.

Dia optimis, penyelenggaraan pemerintahan di masa transisi tetap terjalin dengan baik.

Dia juga mengajak seluruh kepala daerah terus menjaga komitmen, kekompakan dan kinerja tinggi melalui slogan CETTAR yang selama ini digaungkan Khofifah-Emil dalam membangun Bumi Majapahit.

"Budaya rembug nyekrup yang selama ini menjadi prinsip kerja kolektif dari Khofifah - Emil, akan terus kita perkuat agar keselarasan pembangunan untuk Pemerintah dan masyarakat di Jatim dapat kita pertahankan," tambah Pj Gubernur.

Dalam pidato perpisahannya, Khofifah Indar Parawansa, berterima kasihnya kepada seluruh masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama lima tahun bertugas.

Khofifah juga menyampaikan harapannya agar pembangunan dan kemajuan Jawa Timur terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru.

"Semoga Pak Pj Gubernur Jatim bisa melanjutan sinergitas sehingga pembangunan dilanjutkan kembali dan ditumbuh kembangkan. Kami bersama Mas Emil dan Bu Arumi, sebagai manusia pasti punya khilaf. Mohon dimaafkan semua khilaf kami semuanya," pungkas Khofifah. (ika/mau)

Editor : Radar Digital
#gubernur #Jember #khofifa indar parawansa