Bondowoso, RADARJEMBER.ID - Dalam menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing ekonomi, pemerintah kabupaten Bondowoso fokus pada penerapan layanan digital yang inovatif.
Hal ini senada dengan program Smart City yang pada tahun 2024 mendatang akan berfokus pada Smart Economy, sesuai dengan Master Plan yang telah disusun.
Layanan digital diharapkan tidak hanya memudahkan para investor dalam berbagai sektor, tetapi juga mempercepat proses perijinan.
Dengan begitu, investasi akan mengalami peningkatan, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pj. Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto menghadiri acara peresmian ruang pelayanan terpadu Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bondowoso, Kamis (28/12).
Dalam sambutannya, Bambang menyoroti pentingnya upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan perlunya kerja sama lintas sektor dan sinergi antara berbagai instansi untuk menciptakan ruang pelayanan yang efektif dan efisien.
"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pelayanan publik. Dengan adanya ruang pelayanan terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dan cepat memperoleh informasi serta menyelesaikan berbagai keperluan administratif tanpa harus mengunjungi berbagai kantor yang berbeda," ungkapnya.
Menurutnya, layanan digital dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mendukung iklim investasi.
Dengan tekad kuat untuk mewujudkan harapan ini, pemerintah kabupaten Bondowoso menyongsong tahun 2024 dengan optimis.
Layanan digital akan menjadi kunci untuk mencapai kemajuan signifikan dalam bidang investasi, perijinan, dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
Pj Bupati juga berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat Bondowoso untuk menjaga kondusifitas lingkungan demi terciptanya pemilu yang damai.(didik)
Editor : Alvioniza