BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID - Puluhan Siswa Kelas XI SMAN 1 Tenggarang (SMASGA) secara khusus melakukan kunjungan edukasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke DPRD Bondowoso Jumat (15/9). Mereka belajar tentang Fungsi dan Kedudukan DPRD Bondowoso.
Mereka ditemui Ketua DPRD, Ahmad Dhafir didampingi sekretaris DPRD, Sholikin. Beberapa guru SMASGA juga ikut mendampingi anak didiknya, antara lain Priyanto MPd, Wiwik Haryatik, Budi Satria, Sri Nuryati, Suntusia, Lyndha, Endah Rasmini, Miftahul Arifin, Erdin Bangun Prabondo.
Puluhan siswa kelas XI SMASGA tampak antusias menyimak penjelasan dari Ketua DPRD Bondowoso. Ahmad Dhafir menjelaskan tentang tiga fungsi DPRD yaitu fungsi legislasi, fungsi budgeting dan controlling.
P5 ini sangat penting, karena para siswa sudah banyak yang masuk ketegori pemilih pemula dalam pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang, karena umur mereka sudah 17 tahun ke atas.
“DPRD itu wakil rakyat yang diberi amanah untuk menjalankan tiga fungsi yaitu fungsi legislasi yaitu membuat Peraturan Daerah, fungsi budgeting atau penganggaran dan controlling atau pengawasan,” kata Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir.
Dhafir juga menjelaskan bahwa dalam menjalankan fungsinya, rakyat diwakili para wakil rakyat di DPRD Bondowoso. “Para wakil rakyat yang ada di sini merupakan hasil pemilihan umum legislatif yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Adik-adik yang umurnya sudah 17 tahun tahun depan bisa ikut pemilu,” jelasnya.
Saat ini ada 45 wakil rakyat di DPRD Bondowoso. Dengan jumlah penduduk dibawah 1 juta maka wakil rakyat yang ada di DPRD Bondowoso hanya 45 orang. Mereka mewakili partai yang berasal dari daerah pemilihan (dapil)nya masing-masing.
Di Bondowoso, ada delapan partai yang memiliki wakil rakyat di DPRD. Pertama adalah PKB yang memiliki 14 kursi, diikuti PDIP yang memiliki 7 kursi, Partai Golkar yang memiliki 6 kursi dan PPP juga memiliki 6 kursi.
Berikutnya PKS dengan 5 kursi, Partai Gerindra 4 kursi, Partai Demokrat 2 kursi dan PAN 1 kursi.
Empat partai dengan kursi terbanyak menempatkan wakilnya menjadi pimpinan DPRD. Yaitu ketua DPRD otomatis diserahkan kepada PKB yang mendapatkan kursi terbanyak. Kemudian PKB mengamanahkan posisi ketua DPRD kepada Ahmad Dhafir.
Guru SMASGA yang mendampingi para siswa, Sri Nuryati mengatakan bahwa anak didik mereka cukup antusias mendengarkan penjelasan ketua DPRD Bondowoso. "Anak-anak antusias sekali karena mereka mendapatkan penjelasan langsung dari Bapak Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir," katanya. Budi Satria yang juga menjadi pendamping dari SMASGA membenarkan. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah pertanyaan yang disampaikan siswa kepada ketua DPRD Bondowoso.
Sementara itu, Kepala SMASGA Priyanto SPd, MPd mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong kepada siswa untuk implementasi P5 secara langsung. Salah satunya dengan berkunjung langsug ke DPRD Bondowoso yang lokasinya tidak jauh dari SMASGA. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Ketua DPRD H Ahmad Dhafir yang memberikan penjelasan dan pencerahan kepada anak-anak kami, khususnya tentang fungsi dan kedudukan DPRD. Itu sejalan dengan tema P5 tentang Demokrasi,” ungkapnya.(ika)
Editor : Maulana Ijal