JEMBER, RADARJEMBER.ID- Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Jember (RSU Unmuh Jember) mengadakan tasyakuran dan santunan anak yatim pada Ahad kemarin (2/7). Kegiatan itu sekaligus menandai bahwa RSU Unmuh Jember telah beroperasi dan menerima pasien umum maupun pasien non-BPJS.
Saat tasyakuran dan santunan itu, dihadiri oleh seluruh dosen, perawat, tenaga non-kesehatan, rektorat, hingga pimpinan Unmuh Jember. Sedikitnya 30 anak yatim dari Panti Asuhan Budi Mulya Jember juga turut hadir. Direktur RSU Unmuh Jember, Dr Bambang Indra menyampaikan, setelah 42 tahun berkecimpung di bidang pendidikan, Unmuh Jember kini ingin berperan aktif di bidang layanan kesehatan untuk masyarakat Jember. Ia menjelaskan bahwa RSU Unmuh Jember merupakan rumah sakit tipe C yang menyediakan pelayanan dasar dan penunjang, termasuk laboratorium, radiologi, dan ICU.
RSU Unmuh Jember siap berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting dan TBC. "Bukti nyata dari komitmen tersebut adalah adanya fasilitas pelayanan Ponek di rumah sakit ini," jelas dia.
Berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Kranjingan, Sumbersari Jember, Rektor Unmuh Jember Dr Hanafi menyampaikan pesan bahwa rumah sakit ini dibangun melalui proses yang tidak mudah, karena memegang teguh dua hal, yaitu disiplin dan kebaikan. "Hal ini sejalan dengan motto RSU Unmuh Jember, yaitu Layananku, Ibadahku, Tulus Sepenuh Hati," kata Rektor.
Sebagai informasi, RSU Jember memiliki 9 poliklinik, antara lain poliklinik spesialis bedah, spesialis obgyn, spesialis interna, spesialis anak, spesialis syaraf, spesialis THT, spesialis paru, spesialis gigi, dan klinik umum. Adapun fasilitas pelayanan rawat inap RSU Unmuh Jember terdiri dari VVIP, VIP, Kelas 1, isolasi, anak, ICU dan PICU, bayi dan NICU, serta fasilitas untuk bedah dan non-bedah dengan total 101 tempat tidur. (ika/mau/dwi)
Editor : Alvioniza