Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kurban 1 Sapi 5 Kambing, RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso Berbagi dengan Karyawan dan Warga Sekitar

Radar Digital • Jumat, 30 Juni 2023 | 17:14 WIB
TINGKATKAN KETAKWAAN: Persiapan penyembelihan hewan kurban di RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso.
TINGKATKAN KETAKWAAN: Persiapan penyembelihan hewan kurban di RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso ikut merayakan Idul Adha 1444 Hijriyah. Dengan menyembelih satu sapi dan lima ekor kambing di depan gedung Ijen.

Daging sapi dan kambing dibagikan kepada para pihak yang berhak, antara lain karyawan rumah sakit dan warga sekitar.

Direktur RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso dr Yus Priyatna A, SpP, FISR, mengatakan, tiap tahun manajemen dan para dokter menyerahkan hewan kurban ke rumah sakit.

Baca Juga: RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Rekrut Puluhan Perawat Secara Terbuka

“Kegiatan kurban di RSUD dr H Koesnadi sudah rutin dilakukan. Manajemen dan para dokter menyerahkan hewan kurbannya untuk disembelih di rumah sakit,” katanya.

Dia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Idul Adha. “Penyembelihan dilakukan oleh juru sembelih halal. Kemudian dagingnya diserahkan kepada para pihak yang berhak, khususnya kepada warga yang tinggal di sekitar rumah sakit,” imbuhnya.

Dokter Yus, sapaan karibnya, menjelaskan, Hari Raya Idul Adha merupakan hari besar umat Islam di seluruh dunia. Idul Adha dilaksanakan setiap 10 Dzulhijah tahun Hijriah.

Idul Adha, dia menambahkan, menjadi sebuah peringatan mengenai kurban. Idul Adha menggambarkan keikhlasan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah.

“Hari Raya Idul Adha harus dimaknai sebagai pesan simbolis yang mengandung pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Pertama, kata dia, adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Kurban sebagai wujud ketaatan manusia kepada pencipta-Nya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Tingkat ketakwaan seseorang bisa dilihat melalui kepeduliannya terhadap sesama dan menghormati orang tua. Idul Adha menjadi sebuah peristiwa untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim selaku orangtuanya.

Baca Juga: RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Sukses Lakukan Operasi Kerok Prostat

“Idul Adha dimaknai sebagai konteks taat kepada orang tua dalam berbagai hal, selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada,” ujarnya.

Idul Adha juga dimaknai sebagai momen untuk menjalin silaturahmi dengan orang sekitar. Baik berkumpul dengan keluarga, rekan kerja maupun orang-orang yang ada di lingkungan sekitar. Hal ini menjadi sebuah tradisi untuk mempererat hubungan silaturahmi.

“Terakhir memupuk rasa empati dan peduli terhadap sesama. Bagi orang yang mampu, tidak ada salahnya berkurban. Sehingga bisa menyisihkan sebagian harta untuk kebaikan dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan,” pungkasnya. (ika/rus)

Editor : Radar Digital
#Idul Adha 1444 H #RSUD dr H Koesnadi #Bondowoso