BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID- Acara puncak aksi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “kebekerjaan” di SMK Negeri 3 Bondowoso pada 16 Juni kemarin, merupakan suatu kesuksesan yang membanggakan.
Acara ini dikemas meriah dengan iringan lagu siswa-siswi berbakat di bidang musik dan tarik suara. Hadirnya produk jajanan hasil olahan orang tua, juga menjadikan acara ini makin semarak dan penuh makna.
Baca Juga: Dua Siswa SMKN 3 Bondowoso Direkrut PT BGA Saat Masih Sekolah
Tak kalah menariknya, dalam acara itu hadir pula kakak-kakak alumni dengan berbagai profesi. Mereka memberi motivasi kepada adik-adiknya agar terus semangat belajar, berkarya dan berinovasi untuk meningkatkan kompetensinya. Ini sebagai bekal mereka untuk mencapai kecakapan hidup dan meraih impian karirnya.
Tujuan dari P5 kebekerjaan "Aku Bangga dengan Profesi Orang Tuaku," tercapai dengan baik. Siswa-siswi kelas X SMK Negeri 3 Bondowoso berhasil menampilkan karya-karya yang menggambarkan kebanggaan mereka terhadap profesi orang tuanya.
Mereka semakin menghargai dan mencintai orang tuanya, terinspirasi oleh profesi orang tua mereka, sekaligus semakin bersemangat mengembangkan keterampilan dan motivasinya untuk meraih tujuan karir pribadi mereka di masa mendatang.
Dalam acara tersebut, digelar unjuk karya siswa yang menampilkan proyek akhir mereka. Sebanyak 13 kelas X turut serta dalam unjuk karya tersebut. Mereka menampilkan sejumlah karya foto estetik, flayer, narasi, dan video sinematik tentang kebanggaan mereka terhadap profesi orang tuanya.
Melalui unjuk karya itu, siswa-siswi berhasil mengungkapkan penghargaan dan rasa terima kasih terhadap perjuangan orang tua mereka. Foto-foto dan video sinematik yang menampilkan kegiatan orang tua saat bekerja maupun di rumah menjadi bukti nyata keberagaman profesi yang diperankan oleh orang tua.
Dalam unjuk karya tersebut, terlihat pula beragam flyer yang menggambarkan upaya orang tua siswa untuk mencari nafkah. Profesi yang tergambar mencakup jasa kuli bangunan, sopir, petani, ASN, wiraswasta, peternak, abang becak, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Usai Lomba Tingkat Jatim, Siswa SMKN 3 Bondowoso Langsung Direkrut Iduka
Caption-caption motivasi yang diberikan siswa-siswi untuk orang tua mereka, juga menunjukkan apresiasi dan dukungan yang kuat terhadap perjuangan orang tua dalam bekerja keras, tanpa mengenal lelah.
Kepala SMK Negeri 3 Bondowoso Anik Sudiartini, SPd, MPd, merasa terharu dan bangga melihat karya-karya yang dihasilkan. Ia mengapresiasi semangat dan rasa percaya diri siswa-siswi dalam menghadirkan berbagai profesi orang tua dalam acara tersebut.
Anik menyampaikan kebanggaannya atas dedikasi siswa-siswi dan menyatakan harapannya agar mereka terus berusaha membahagiakan orang tua, serta meraih kesuksesan di masa depan.
Anik dengan bangga menyebutkan beberapa ungkapan dari siswa-siswi SMK Negeri 3 Bondowoso tentang profesi orang tua mereka. Beberapa di antaranya adalah "Ayahku hebat, tetap bangga bapak berprofesi tukang becak", "My father my hero, aku bangga profesi orang tuaku sebagai sopir", dan masih banyak lagi.
Ada pula yang mengungkapkan impian mereka di masa depan. Mereka menyatakan tidak perlu malu terhadap pekerjaan orang tua. Apapun jenis pekerjaannya yang penting halal. Tidak ada kata gagal dalam hidup kecuali saat seseorang menyerah dalam menghadapi tantangan dan cobaan.
Apresiasi dan penghargaan kepada siswa atas karya terbaik dari masing-masing kategori, yaitu foto estetik, flyer, narasi dan video sinematik, serta stand favorit, diharapkan menjadikan siswa-siswi SMK Negeri 3 Bondowoso semakin termotivasi. “Tentunya untuk meraih impian besar mereka di masa mendatang,” kata Anik. (ika)
Editor: Mahrus Sholih
Editor : Radar Digital