Forda 1 Jatim merupakan ajang olahraga yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Jawa Timur. Agenda itu untuk menyosialisasikan olahraga rekreasi, juga mengajak masyarakat guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Ada 33 jenis olahraga yang dilombakan. Salah satunya adalah perpatri atau panahan tradisional.
BACA JUGA: Bulgis Khumairoh, Wisudawan Terbaik UIN KHAS Jember “Jalur Langit”
“Alhamdulillah saya sangat bahagia bisa menyumbang emas dan membawa nama Jember, juga Kormi Jember,” kata Indana saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (1/6).
Indana berhasil membawa tiga medali setelah menyingkirkan ratusan pemanah putri kategori dewasa dari 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Waktu latihan yang cukup singkat tak menjadi halangan bagi dia untuk memberikan yang terbaik. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa juga asisten pelatih, Indana selalu menyempatkan diri untuk latihan maksimal.
“Untuk persiapan latihan bisa dibilang dadakan. Soalnya Kormi Jember dan perpatri baru berdiri kurang lebih tiga bulan. Dan mulai latihan kurang lebih dua bulanan. Baru bisa latihan maksimal dua minggu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Walau masa latihan cukup singkat, namun Indana tetap bisa menampilkan performa terbaiknya. Dia pun membagikan resep di balik kesuksesan meraih tiga medali emas tersebut. “Kuncinya rajin latihan, fokus, disiplin dan manut ajaran pelatih. Juga dilakukan setiap hari, baik di lapangan maupun di rumah. Kalau di rumah saya diajarkan untuk imaginaring training oleh pelatih saya,” ungkapnya.
Dia merasa beruntung, sebab mendapat banyak dukungan dan semangat dari berbagai macam pihak. Seperti Kormi Jember, Dispora Jember dan pihak UIN KHAS Jember yang memfasilitasi lapangan untuk latihan. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital