Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kelompok Riset Film Studies Unej Dorong Peningkatan Kualitas Film Lokal

Radar Digital • Senin, 29 Mei 2023 | 22:02 WIB
TUMBUHKAN KREATIVITAS: Tim Kelompok Riset Film Studies PSTF Unej foto bersama dengan komunitas film di Jember, seusai kegiatan FGD di Pendapa FIB Unej, Sabtu (27/5).
TUMBUHKAN KREATIVITAS: Tim Kelompok Riset Film Studies PSTF Unej foto bersama dengan komunitas film di Jember, seusai kegiatan FGD di Pendapa FIB Unej, Sabtu (27/5).
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tim Kelompok Riset Film Studies Program Studi Film dan Televisi Fakultas Ilmu Budaya (PSTF FIB) Universitas Jember (Unej), telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), Sabtu (27/5) kemarin. 

FGD bertema Strategi Diseminasi Karya Komunitas Film di Jember Rentang Tahun 2010-2022 ini dilaksanakan di Pendapa FIB Unej dan diikuti oleh 35 komunitas film Jember. Baik yang beranggotakan siswa SLTA, mahasiswa, maupun umum.

Hasil diskusi menemukan, diseminasi atau distribusi film yang dilakukan oleh para komunitas film di Jember, masih didominasi di lingkungan masing-masing komunitas dengan cara screening. Dan melalui festival maupun lomba-lomba tingkat lokal maupun nasional dengan tema-tema yang relevan dengan film yang diproduksi.

BACA JUGA: Peneliti PSTF Universitas Jember Realisasikan Matching Fund Kedaireka

Hanya ada dua komunitas yang telah mencoba mendistribusikan film dengan cara komersial. Yakni DKK FIB Unej melalui layar tancap dan Kunci Sorot melalui bioskop. Dalam konteks industri kreatif, upaya ini tentu perlu didorong perluasannya bagi komunitas-komunitas film lain agar memberi dampak ekonomis yang nyata.

Sementara Komunitas Koper dari UIN Jember memiliki cara yang berbeda, yaitu dengan memutar kotak amal saat screening, sehingga mendapatkan pemasukan meski tidak menjual tiket secara resmi.

Pemasukan dari distribusi film yang minim, bahkan tidak ada, disinyalir menjadi sebab kurangnya produktivitas film lokal Jember. Mengingat produksi film memerlukan biaya yang tidak murah.

Photo
Photo


Di sisi lain, kurangnya komunikasi antarkomunitas film di Jember, menyebabkan jejaring antarkomunitas untuk mengoptimalisasi distribusi film kurang berjalan maksimal. Keterputusan komunikasi antarkomunitas film ini disinyalir merupakan efek pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir tiga tahun lamanya.

 



“Saat pandemi kemarin, teman-teman komunitas jarang melakukan pertemuan seperti biasanya. Di sisi lain, terjadi pergantian anggota komunitas tapi jejaring tidak diteruskan dengan baik ke anggota-anggota yang baru. Hari ini saja saya baru mengenal beberapa anggota baru. Padahal komunitasnya saya sudah kenal cukup lama,” ujar Rosyid dari Bedadoeng Project.

Selain itu, pada Minggu (28/5), masih di lokasi yang sama, Kelompok Riset Film Studies melaksanakan workshop produksi dan pascaproduksi kepada komunitas film Empatbelas Project untuk meningkatkan kualitas produksi film.

Empatbelas Project merupakan salah satu komunitas film di Jember yang cukup produktif dalam menghasilkan film. Mereka menetapkan target minimal membuat satu film dalam setahun.

Meski demikian, mereka memiliki kendala pada alat produksi, serta pengetahuan mengenai produksi dan pascaproduksi film. Kelompok Riset Film Studies menjawab persoalan tersebut dengan memberi workshop produksi, terutama soal pengetahuan lighting dan pascaproduksi, khususnya tentang colour grading.

Program pengabdian ini juga memberikan hibah alat produksi berupa satu set alat lighting untuk meningkatkan kualitas produksi film yang akan dilaksanakan oleh Empatbelas Project pada September mendatang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kelompok Riset Film Studies Unej yang telah memberikan satu set alat lighting dan workshop produksi dan pascaproduksi pada kami. Ini akan sangat berguna bagi kami yang pada September besok akan membuat film,” pungkas Zulfany, ketua komunitas film Empatbelas Project. (ika)

Editor: Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Jember #Komunitas Film. Film Lokal