Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Saya Hibahkan Nyawa Saya untuk Warga Jember

Alvioniza • Senin, 8 Mei 2023 | 00:39 WIB
SPONTAN : Bupati Jember Hendy Siswanto saat mendapat ucapan selamat ulang tahun dari salah satu warga, di alun-alun Jember, kemarin pagi.
SPONTAN : Bupati Jember Hendy Siswanto saat mendapat ucapan selamat ulang tahun dari salah satu warga, di alun-alun Jember, kemarin pagi.
JEMBER, RADARJEMBER.ID- HENDY SISWANTO, pagi itu tak seperti biasanya. Bupati Jember itu tak bisa banyak berkata-kata. Padahal, selama ini dia selalu terlihat ceria. Kata-katanya selalu mengalir lugas. Bicaranya lancar sekali. Seringkali juga menggoda dengan guyonan-guyonan. Tak monoton. Membuat betah yang mendengarkannya.

Pun, ketika didapuk memberikan sambutan beberapa menit sebelumnya. Bicara Hendy Siswanto masih sangat lancar. Intonasi dan kalimat-kalimatnya juga masih cukup memukau. Bahkan mampu membuat sekitar 3.000 guru TK dan PAUD yang hadir di alun-alun berkali-kali bertepuk tangan. Dia juga terlihat piawai sekali menghibur audience.  Sehingga, matahari yang mulai menyengat pagi itu juga tak membuat yang hadir di acara beranjak. Ketika membacakan pantun dalam rangka menutup pidato sambutan senam masal bersama bunda PAUD, Bupati Hendy juga mampu mengajak mereka untuk berkali-kali mengucapkan kata jos… kencang-kencang. Semangat sekali.

Tapi, saat itu tidak. Tenggorokannya seperti tercekat, lidahnya sulit digerakkan. Nada bicaranya tersendat. Sesekali agak terbata. Menahan haru. Ucapan selamat ulang tahun dan surprise dari istri, anak menantu, cucu  serta ribuan guru TK PAUD, para kepala OPD maupun sahabat serta masyarakat yang hadir di alun-alun membuat Hendy sedikit emosional. Tak kuasa menahan harunya. Dia tak menyangka bakal mendapat kejutan seperti itu.  Dielukan, didoakan, diistimewakan. “Terima kasih,”  katanya beberapa kali dengan nada terbata. Setelah bisa menguasai diri, dia pun membalasnya dengan doa. “Maturnuwun. Kulo dungaaken panjenengan semua panjang umur dan barakah,’’ ujarnya.

Bupati Hendy lantas tegas bersumpah, ”Demi Allah, Demi Rasulullah. Saya hibahkan Nyawa saya untuk warga Jember.” Tiga kali kalimat itu diulangnya. Bukan sekedar untuk menegaskan, tapi ingin menujukkan bahwa dia tak sedang main-main dengan ucapannya.

Semakin bulat tekadnya untuk senantiasa berbuat dan memberi terbaik bagi Jember. Hendy menyebut di usianya yang tak lagi muda, dia ingin mendedikasikan sisa hidupnya untuk warga Jember, untuk Indonesia. Tak ada lagi yang dia cari selain pengabdian untuk kemaslahatan umat di Jember dan seluruh Indonesia.

Dia menegaskan, perhatian masyarakat akan dirinya di alun-alun pagi itu semakin menguatkan tekadnya untuk terus berbuat bagi masyarakat Jember. Hendy mengaku tak menyangka begitu banyak masyarakat yang memberikan perhatian dan doa kepada dirinya. Sehingga, tak ada yang lebih baik yang akan dia lakukan selain membalasnya untuk makin amanah dan terus memberikan yang terbaik bagi warga Jember. “Sebab, banyaknya doa itu juga memberikan suatu tanda bagi saya bahwa ada harapan masyarakat yang dibebankan di pundak saya,’’ katanya.

Pagi itu, memang tak hanya istrinya Kasih Fajarini yang memberikan kejutan ucapan ulang tahun di penghujung acara perayaan hari pendidikan nasional di alun-alun. Tapi juga ribuan guru PAUD dan TK yang sedang menggelar senam masal. Juga, para kepala OPD, sahabat serta masyarakat yang hadir di alun-alun.

Kasih Fajarini, awalnya membuat kejutan tak juga nongol di acara senam bersama itu. Padahal, acara sudah hampir usai. Hendy sudah turun dari panggung usai memberikan sambutan dan menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang berprestasi. Ketika di panggung, Bupati Hendy juga sempat nyeletuk istrinya kok masih belum hadir.

Saat berjalan untuk kembali ke deretan kursi kehormatan itulah tiba-tiba istrinya berlari ke tengah alun-alun, menghampirinya. Hendy belum sadar jika akan ada kejutan di hari ulang tahunnya itu. Apalagi, tengah malam sebelumnya, istri dan anak-anak serta cucunya secara khusus sudah memberi ucapan ulang tahun serta memberinya hadiah rame-rame. Meriah sekali malam itu. Dan, Bupati Hendy terlihat sangat ceria.

Dia baru sadar ada surprise ketika diajak kembali ke pangggung dan istrinya menyanyikan lagu ulang tahun. Lirik lagu itu sendiri rupanya secara khusus digubah Kasih Fajarini bersama penyanyi dangdut kenamaan, Cak Sodiq. Lagu itu lantas disambung dengan Selamat Ulang Tahun milik Jamrud yang dinyanyikan rame-rame para guru yang hadir serta para pimpinan OPD serta undangan. Sebagian pun lantas merangsek ke panggung. Rame-rame memberikan ucapan ulang tahun dan doa-doa kepada bupati tercintanya itu.

Selamat Ulang Tahun Pak Hendy. Teruslah memberi yang terbaik untuk Jember tercinta!. (ras/bud) Editor : Alvioniza
#Bupati Jember