Salah satu instalasi rawat inap yang mengalami peningkatan pascalebaran adalah instalasi rawat inap untuk bayi. “Saat ini banyak bayi yang membutuhkan ruang intensif,” kata dr Adkhiatul Muslihatin SpA Mked Klin, dokter spesialis anak RSUD dr H Koesnadi kepada Jawa Pos Radar Ijen.
BACA JUGA: Spirit Kartini Bawa RSUD dr H Koesnadi Lebih Gigih dan Giat Bekerja
Dokter Adkhiatul, sapaan karibnya, menjelaskan, sejak pelayanan dibuka mulai 26 April 2023 banyak bayi yang perlu mendapatkan perawatan intensif. “Setelah Lebaran jumlah bayi prematur dan berat badan lahir rendah yang dirawat di ruang bayi lebih banyak dari biasanya,” imbuh dokter spesialis anak yang baru selesai pendidikan spesialisnya tersebut.
Karena itu, sambungnya, peralatan yang dimiliki instalasi rawat inap untuk bayi seperti CPAP terpakai semua. “Hal ini menjadikan alat kami di RSUD dr H Koesnadi full terpakai semua,” ujarnya.
Meski demikian, dia menambahkan, tim medis dan paramedis RSUD dr H Koesnadi memberikan pelayanan terbaik bagi para bayi. “Kami berusaha keras untuk merawat bayi-bayi tersebut agar sehat seperti harapan kedua orang tua dan kita semua,” terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr H Koesnadi Kabupaten Bondowoso dr Yus Priyatna A, SpP FISR, menjelaskan, pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut sudah normal. “Alhamdulillah, selama cuti bersama dan libur Hari Raya pelayanan di RSUD dr H Koesnadi tetap berjalan maksimal, khususnya untuk IGD dan persalinan,” jelasnya.
Kemudian, setelah cuti bersama dan libur Idul Fitri 1444 H pelayanan sudah normal sejak 26 April lalu. “Kini pelayanan sudah seperti biasanya. Termasuk pelayanan untuk pasien bayi yang membutuhkan perawatan intensif,” pungkasnya. (ika)
Editor: Mahrus Sholih Editor : Radar Digital