Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pompa Irigasi Bertenaga Surya Untuk Petani di Desa Dukuhdempok Wuluhan

Ivona • Selasa, 6 Desember 2022 | 17:58 WIB
Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat
Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Lahan merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam budidaya pertanian. Pada awalnya, budidaya pertanian dilaksanakan pada lahan yang tidak mempunyai karakteristik keterbatasan prasyarat untuk budidaya, akan tetapi berdasarkan pada perkembangan yang ada jumlah lahan yang sesuai semakin terbatas. Jember merupakan Kabupaten yang menjadi sentral utama pertanian di wilayah Provinsi Jawa Timur. Jember menjadi Kabupaten pemasok produksi tanaman pangan dan perkebunan terbesar bersama dengan wilayah Bojonegoro dan Lamongan. Kecamatan Wuluhan merupakan salah satu sentra pertanian di Kabupaten Jember. Beberapa komoditas pangan utama yang dibudidayakan diwilayah ini berdasarakan data BPS (2020) meliputi padi (34.219 ton/4.995 ha) dan Jagung (54.722 ton/7.530 ha) dan Kedelai (13 ton/11 ha), sedangkan komoditas hortikultura yang dibudidayakan diwilayah ini meliputi cabai besar (18,638 ton/161 ha), cabai rawit (29,861 ton/245 ha), kubis (32,850 ton/145 ha).

Photo
Photo
Diseminasi Alat Kepada Kelompok Tani Desa Dukuhdempok Wuluhan

Kelompok Tani di Desa Dukuhdempok Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember merupakan salah satu kelompok tani yang membudidayakan tanaman holtikultura. Komoditas utama dari keompok tani ini berfokus pada budidaya tanaman pangan khususnya padi dan jagung serta komoditas hortikultura khususnya cabai dan kubis serta semangka. Para petani di wilayah ini pada umumnya bercook tanam di tanah dengan karakteristik irigasi non teknis dengan cara memompa air tanah menggunakan pompa sentrifugal berbahan bakar gas atau solar. Hal ini tentunya menambah biaya tanam yang harus ditanggung oleh petani. Oleh karena itu, paket teknologi berdasarakan  pada hasil riset yang terkait menjadi kebutuhan yang mendesak untuk menciptakan inovasi produk dalam memecahkan permasalahan yang ada sehingga proses produksi tanaman dapat berjalan secara berkelanjutan dan secara ekonomi menguntungkan.

Photo
Photo
Pompa Irigasi bertenaga surya

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Program Studi Energi Terbarukan Politeknik Negeri Jember melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat yang di ketuai oleh Bapak Yuli Hananto, S.Tp.,  dengan anggota Ibu Zeni Ulma, SST., M.Eng. dan Bapak Alex Taufiqurrahman Zain, S. Si., M.T merancang sebuah alat yang diberi nama teknologi pompa irigasi bertenaga surya. Alat memiliki dua keunggulan yaitu mengurangi biaya pembelian bahan bakar dan mudah untuk dipindahkan sehingga dapat digunakan secara bergantian oleh para petani di Desa Dukuhdempok. Peralatan pompa irigasi bertenaga surya dengan kapasitas 800 Wp  dapat beroperasi dengan baik yang menghasilkan perolehan energi rata-rata sebesar 940,4 Wh dengan perolehan debit rata-rata adalah 1,84 liter/detik atau 6,6 m3/jam. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses irigasi petani di Desa Dukuhdempok yang selama ini masih menggunakan pompa berbahan bakar fosil (solar dan gas). Setelah melalui tahapan pengujian, alat yang dirancang dari mulai bulan Juli 2022 tersebut akhirnya resmi diserahkan kepada kelompok tani Desa Dukuhdempok pada tanggal 3 November 2022, yang diserahkan secara langsung oleh ketua pelaksana pengabdian masyarakat kepada Bapak Soem selaku ketua kelompok tani Desa Dukuhdempok Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Selain penyerahan teknologi pompa irigasi bertenaga surya, pada kegiatan ini juga dilakukan pelatihan perawatan dan penggunaan panel surya agar tidak mudah rusak dan memiliki performa yang baik dalam waktu lama, sehingga dapat bermanfaat untu para petani di Desa Dukuhdempok. Editor : Ivona
#Headline #Dosen Polije #Pengabdian Dosen