Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Mahasiswa Islam Harus Memiliki Fondasi Khusus dalam Belajar

Maulana Ijal • Kamis, 29 September 2022 | 01:07 WIB
BERBAGI ILMU: Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto bersama Wakil Bupati Jember M Balya Firjaun Barlaman dan Dekan Fakultas Dakwah Prof Ahidul Asror, saat memberikan cenderamata pada Stadium General dan Seminar Nasional di UIN KHAS Jember, Rabu (28/9)
BERBAGI ILMU: Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto bersama Wakil Bupati Jember M Balya Firjaun Barlaman dan Dekan Fakultas Dakwah Prof Ahidul Asror, saat memberikan cenderamata pada Stadium General dan Seminar Nasional di UIN KHAS Jember, Rabu (28/9)
JEMBER, RADARJEMBER.ID- Mahasiswa perlu menumbuhkan karakter dalam semangat belajarnya. Baik di dalam maupun di luar kampus. Begitu yang disampaikan Wakil Bupati Jember M Balya Firjaun Barlaman, saat mengisi agenda studium general di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Rabu (28/9).

Dalam kuliah umum bertema “Gaya Belajar Mahasiswa UIN” ini, pejabat yang akrab disapa Gus Firjaun itu menyampaikan, mahasiswa di UIN KHAS Jember datang dari berbagai latar belakang sekolah. Sehingga mereka membutuhkan pemahaman dalam belajar yang baru demi mendapatkan ilmu yang bermanfaat. “Ada yang dari SMA, SMK dan MA. Maka perlu mengerti secara komprehensif mengenai cara belajar sebagai seorang mahasiswa. Terlebih di kampus keislaman,” katanya.

Karena berkuliah di kampus yang menonjolkan sisi agama islamnya, maka para mahasiswa UIN KHAS harus bisa memiliki karakter belajar yang berbeda. Tidak hanya belajar saja, mereka harus mengejar berkah dari ilmu yang mereka pelajari. “Itulah mengapa peran agama sangat penting. Agama Islam sudah mengajarkan bagaimana mendapatkan berkah di akhirat melalui belajar yang kita lakukan di dunia,” ucapnya.

BACA JUGA: UIN KHAS Jember Ajak Ribuan Mahasiswa Gemakan Sholawat Kebangsaan

Setidaknya, kata Gus Firjaun, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh mahasiswa untuk mendapatkan keberkahan ilmu ketika mereka belajar. Pertama adalah akal, sebagai bekal utama seseorang untuk mendapatkan ilmu. “Akal ini harus dijaga. Jangan sampai dirusak. Misal dengan mabuk, tidur ketika kuliah dan lainnya. Hal itu menghalangi seseorang dalam mendapatkan ilmu,” terangnya.

Kedua adalah konsentrasi dalam belajar. Ketika mahasiswa tidak berkonsentrasi dalam proses belajarnya, maka tidak akan bisa mendengar apa yang disampaikan oleh dosen. Mendengarkan di sini, ia menjelaskan, yaitu dengan tujuan mendapatkan pemahaman. Bukan hanya sekadar mendengar kemudian tidak tahu maksudnya.



Terakhir, Gus Firjaun menyampaikan, dalam mendapat pemahaman dan keberkahan ilmu adalah dengan menghormati dosen. Ketika mahasiswa sudah menjaga akalnya, berkonsentrasi dalam belajar, tetapi tidak menghormati orang yang menyampaikan ilmu, maka tidak ada keberkahan yang didapat. “Tiga hal itu adalah fondasi yang penting bagi para mahasiswa dalam proses belajarnya. Terutama untuk para mahasiswa kampus keislaman,” tutup Gus Firjaun.

Studium general yang digelar oleh Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) ini mendapatkan respons positif dari mahasiswa. Mereka juga setuju dengan yang disampaikan Gus Firjaun.

“Sebagai mahasiswa Islam, kami harus selalu berakhlak mulia, konsentrasi dalam belajar dan mengejar keberkahan ilmu,” kata Indana Zulfa, mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia juga mengaku senang dapat menghadiri kuliah umum yang diisi oleh Wakil Bupati Jember tersebut.

Agenda rutin tahunan itu juga dihadiri Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto, Dekan Fakultas Dakwah Prof Ahidul Asror, serta diikuti seluruh dosen dan mahasiswa fakultas dakwah.

Ahidul Asror mengatakan, acara ini merupakan salah satu rangkaian dari fakultas dakwah dalam menciptakan kondisi akademi setiap tahun ajaran baru. Menurutnya, mahasiswa baru memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Sehingga perlu kesamaan visi dalam pembelajaran di perguruan tinggi.

Mahasiswa baru, dia menambahkan, juga perlu mengetahui perbedaan ketika mengenyam pendidikan di sekolah sebelumnya dengan pembelajaran di perguruan tinggi. Dan kesiapan mental menjadi hal utama sebagai bekal mahasiswa.

"Meski ada berbagai macam metode pembelajaran, baik itu dalam kelas maupun praktikum luar kelas, yang ingin kita tuju adalah pembentukan karakter," jelasnya. (*)

Foto  : Humas UIN KHAS untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Pendidikan #UIN KHAS Jember