Tidak banyak perubahan pelayanan selama masa pandemi. Namun penerapan prokes tetap berlaku. Sebab, BRI Lumajang menjadi salah satu institusi yang tetap membuka pelayanan meski pandemi. “Tetap sesuai anjuran pemerintah. Memakai masker, dicek suhu, cuci tangan, dan social distancing,” kata Pimpinan BRI Lumajang Hendra Affandi Rambe.
Hendra menegaskan, sejak awal pandemi ini, pihaknya tidak pernah memutus hubungan kerja (PHK) para pekerja BRI. Justru, pihaknya makin meningkatkan kapabilitas pekerja. Sehingga pelayanan yang selama ini dilakukan lebih maksimal dan profesional.
“Kami berkomitmen setiap karyawan BRI bisa meningkatkan performa atau kinerja mereka. Meskipun di masa pandemi, kami harus tetap beradaptasi dengan menerapkan prokes yang ketat,” jelasnya.
Tak hanya itu, BRI Lumajang juga berkomitmen melindungi para pekerja. Melalui program vaksinasi pemerintah, seluruh pekerja BRI mendapatkan vaksinasi booster. Lebih lanjut, program kesehatan lainnya juga didapat. Seperti layanan pengobatan, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya.
Sebagai bank yang dipercaya masyarakat, BRI melalui para pekerja memberikan pelayanan yang semakin inovatif. Sosialisasi terus digencarkan. Beberapa program juga berjalan hingga ke masyarakat desa. Hasilnya, penggunaan BRIMO dan E-Channel BRI lebih maksimal.(kin/c2/fid) Editor : Maulana Ijal