Berdasarkan dari permasalahan tersebut, lima mahasiswa dari jurusan Produksi Pertanian Program studi Produksi Tanaman Hortikultura (PTH) dan Budidaya Tanaman Perkebunan (BTP) yang diketuai oleh Fajar Setiyadi dengan anggota yaitu Hermin Antika, Afika Diah Nurmayasari, Mochammad Sulton Alfiansyah, dan M. Iqbal Maulana, mengusung tema “Program Pembinaan Budidaya vertiminaponik dengan Sistem Booster dalam Upaya Pemberdayaan Pesantren Mandiri Pangan Annuriyyah Jember” melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) melakukan kegiatan pendampingan budidaya secara vertiminaponik sistem booster di pondok pesantren Annuriyyah Jember.
Vertiminaponik merupakan budidaya sayuran secara vertikal dengan sistem akuaponik dari satu tempat yang sama dapat menghasilkan dua komoditas sekaligus yaitu sayur dan ikan. Budidaya vertiminaponik dapat dilakukan pada lahan yang sempit sehingga menghemat tempat. Selain itu budidaya vertiminaponik yang dilengkapi dengan sistem booster akan menghasilkan lebih banyak ikan.
Sistem booster merupakan salah satu budidaya lele yang terkategori super intensif yaitu dengan menerapkan teknologi padat tebar tinggi, yaitu lebih dari 500-1000 ekor per m2 dan menggunakan produk suplemen booster untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi lele. Sistem booster menggunakan air bersih dalam kegiatan budidayanya dan pemberian pellet sebagai makanan lele. “Budidaya vertiminaponik dengan sistem booster cocok dikembangkan di dipondok pesantren Annuriyyah Jember, karena kita dapat memanfaatkan lahan sempit yang tersedia untuk melakukan budidaya. Selain itu dengan adanya sistem booster ikan yang dibudidayakan juga akan cepat berkembang karena dalam pemeliharaannya menggunakan produk suplemen booster untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ikan.”
Pondok pesantren Annuriyyah merupakan salah satu pondok pesantren yang memiliki kurikulum yang mengharuskan para santrinya untuk tinggal menetap didalam pondok selama kegiatan belajar. Hal ini memberikan banyak kemungkinan pondok pesantren menyediakan kebutuhan pangan bagi santrinya sehingga hal ini akan berdampak pada kebutuhan pangan di pondok pesantren yang tinggi, selain itu aktifitas didalam pondok pesantren juga bisa dimanfaatkan untuk menjalankan ternak lele sebagai salah satu yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan. “Dalam pelaksanaan kegiatan kami melibatkan santriwati untuk melakukan pemeliharaan sistem budidaya mulai dari pemberian pakan ikan hingga mengganti tanaman jika ada yang mati” ujar Fajar Setiyadi sebagai ketua kelompok
Penggabungan budidaya vertiminaponik dan sistem booster diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan di pondok pesantren Annuriyyah Jember. “Tujuan dilaksanakan program yaitu untuk meningkatkan kemandirian pangan pondok pesantren Annuriyyah, sehingga pihak pondok dapat memenuhi kebutuhan santri melalui hasil budidaya vertiminaponik.
Dalam pelaksanaan program ini Fajar Setiyadi juga menyampaikan bahwa kegiatan budidaya yang dipilih adalah jenis sayuran yang yaitu pakcoy dan kangkung sedangkan untuk sistem booster ikan yang digunakan yaitu ikan lele. “Jenis sayuran yang kami gunakan yaitu pakcoy, sedangkan jenis ikan yang kami gunakan yaitu ikan lele. Ikan dan sayuran yang dikonsumsi dapat bermanfaat untuk kesehatan hal ini karena ikan merupakan sumber protein dan sayuran yang dibudidayakan juga mengandung banyak sumber vitamin yang baik untuk pemenuhan gizi santri” terangnya.
Selain melakukan budidaya vertiminaponik tim PKM-PM dengan dosen pendamping Refa Firgiyanto, SP. MSi. juga memberikan pelatihan pemasaran hasil budidaya menggunakan media sosial. “Untuk mengoptimalkan kemampuan santri serta kemandirian pondok pesantren dalam program pengabdian tim kami juga memberikan pelatihan pemasaran produk hasil budidaya. Hal ini tentunya dapat dijadikan bekal para santri setelah lulus dari pondok pesantren serta dapat meningkatkan perekonomian pihak pondok pensantren” terangnya.
Penulis : Hermin Antika /Mahasiswa Pertanian Politeknik Negeri Jember
Editor : Ivona Anggun/Radar Jember
Foto : Hermin Antika for Radar Jember Editor : Ivona