Kepala Unit Humas dan Protokoler Polije Mahsus Nurmanto mengatakan, Polije sebagai perguruan tinggi terapan berbasis bidang dasar pertanian siap untuk menyediakan SDM pertanian, terutama para generasi muda.
"Polije dengan karakter khas perguruan tinggi terapan, ikut menjadi bagian penting dalam menyiapkan SDM pertanian. Terlebih generasi muda," ungkapnya di Jember, Senin (15/8).
BACA JUGA: 16 Mahasiswa Korea Akan Belajar Tukar Budaya di Polije
Menurut Mahsus, geliat pertanian Polije semakin meningkat. Hal ini menjadi titik terang bagi pertanian Polije. Anak muda, kata dia, memiliki peran dalam mengembangkan pertanian dengan sentuhan teknologi dan mekanisasi. "Pertanian tidak harus mencangkul dan membajak," katanya.
Polije juga memberikan ruang untuk melatih dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Sehingga saat lulus bisa menjadi petani yang berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan.
FGD itu dihadiri oleh para stakeholder seperti Apindo, Kadin Jatim, Ekspor Centre, Kadin Kediri, KTNA, HKTI Jatim dan HNSI. Mereka berdiskusi mengeksplorasi langkah yang bisa digunakan dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Foto : Humas Polije untuk Radar Jember
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal