Pemberian dana bantuan TJSL itu merupakan bentuk komitmen dan kepedulian PLN terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja PLN. PLN berharap agar dana bantuan yang telah diberikan dapat membantu dalam pembangunan prasarana dan sarana taman belajar Pondok Pustaka Ndalung.
“Pendidikan non formal ini sangat baik untuk anak-anak di sekitar Yayasan Pondok Pustaka Ndalung. Sehingga anak-anak dapat lebih terjaga. Saat ini memang aktivitas masih cukup minim, kami akan coba terus dukung agar Pustaka Ndalung ini bisa lebih baik lagi dan banyak anak-anak yang tertarik melakukan kegiatan disini,” ujar Manager UPT Probolinggo Ahmad Azhari Kemma.
Ketua Yayasan Pondok Pustaka Ndalung, Abdul Adim mengucapkan rasa terima kasih kepada PLN melalui program PLN Peduli yang telah memberikan dana bantuan TJSL kepada pihak Yayasan.
Menurutnya, anak-anak di daerah tersebut sebenarnya sangat antusias dalam dunia pendidikan dan semangat belajarnya sangat tinggi, akan tetapi kurangnya prasarana dan sarana yang tidak tersedia di luar sekolah merupakan salah satu kendala. Yayasan Pondok Pustaka Ndalung ini berdiri dengan harapan dapat bermanfaat bagi lingkungan serta meningkatkan pedidikan anak di masyarakat.
“Kami merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan PLN, adanya bantuan ini sangat dirasakan oleh anak-anak didik di Pustaka Ndalung. Pemberian bantuan dari PLN akan kami alokasikan untuk pembangunan gubuk baru agar penampungan untuk anak-anak yang ingin belajar dapat bertambah”, ujar Abdul Adim
Dalam Prosesnya, tentunya PT PLN (Persero) akan melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan agar pemberian bantuan TJSL ini dapat dirasakanya manfaatnya secara nyata oleh masyarakat sekitar dalam waktu jangka Panjang. Editor : Alvioniza