Agenda tersebut merupakan pertemuan tahunan dari aliansi perguruan politeknik dunia. Polije hadir mewakili Indonesia. Pertemuan aliansi perguruan politeknik dunia itu dimotori oleh China dan Adam Benneth, perwakilan Australia, sebagai moderator. Setiap tahunnya, Polije hadir memenuhi undangan, namun sejak pandemi agenda tersebut dilakukan secara daring.
BACA JUGA: Mahasiswa Polije Gelar Pameran Perangkat Lunak Bidang Kesehatan
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim. Menjelang perayaan Idul Adha, isu PMK pada hewan ternak harus menjadi perhatian utama pemerintah dan seluruh masyarakat.
“Kami angkat (PMK) ke momen internasional agar masyarakat tahu bahwa Indonesia itu juga sangat perhatian melindungi warganya terkait pasokan daging, khususnya dalam rangka menjelang Idul Adha,” jelas Bambang.
Ditanyai perihal impor daging, Bambang menerangkan, pemerintah telah memiliki kebijakan untuk tidak mengimpor daging sembarangan. Bahkan, pengiriman daging antardaerah juga harus dilakukan dengan teliti. Apakah daging tersebut berasal dari peternakan daerah bebas atau peternakan daerah yang terinfeksi, sehingga terbebas dari infeksi PMK.
Melalui vokasi perguruan tinggi politeknik ini, Bambang berharap dunia mampu memberikan perhatian khusus terhadap kasus PMK di Indonesia. Khususnya negara Australia sebagai pemasok daging di Indonesia. “Di Indonesia, kesehatan hewan ternak juga menjadi yang utama, bukan hanya sekadar makan daging saja,” pungkasnya. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Fotografer: Viona Alvioniza
Editor: Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal