Inisatif tersebut muncul karena Desa Sumberpakem memang dikenal dengan keragaman potensi desa dan kekompakan warganya. Kemudian, berkat dukungan dari dana hibah Program Pengembangan dan Pemberdayaan Desa (P3D) program tersebut pun dapat terwujud. Kegiatan launching eduwisata tersebut, dihadiri oleh tokoh-tokoh hebat yaitu Camat Sumberjambe, staff DPMD, kepala desa dan Sekdes Sumberpakem, dosen pembimbing P3D, Duta kampus, serta Gus dan Ning Jember.
Ketua tim P3D, Ima Masafatus Sholihah menjelaskan program eduwisata batik tersebut selaras dengan program BUMDes Sumberpakem yang berfokus mengelola potensi di desa menjadi wisata yang mendidik warga.
"Jadinya kita kerjasama dengan desa untuk menjadikan tempat itu sebagai pusat wisata Sumberpakem. Ada wisata edukasi batik, wisata kuliner juga, dan tempat kumpulnya UKM untuk memasarkan produknya," ungkap Ima.
Kegiatan yang diresmikan oleh oleh Camat dan Staff DMPD tersebut berlangsung meriah, dilengkapi dengan penampilan fashion show karya masyarakat desa setempat, dan penampilan dari mahasiswa. Kemudian ada simbolis pemotongan tumpeng, dan pelepasan balon oleh ketua Pokdarwis dan Ketua Tim P3D.
"Ada fashion show pakaian batik, yang diikuti anak usia TK, dan ada tiga TK yang ikut, juga dari anak usia SD," tutur Ima.
Masyarakat menyambut dengan hangat, mereka menunjukkan respon positif itu dengan antusiasme mengikuti acara serta semangat berpartisipasi membantu berjalannya acara. Meski demikian, Ima berharap, melalui program yang digagas oleh timnya tersebut, kedepannya Pokdarwis desa setempat dapat mengelola lebih banyak lagi potensi desa yang ada. Sehingga selain member manfaat bagi masyarakat desa setempat, juga dapat menginspirasi bagi desa lain.
"Pokdarwis diharapkan bisa mengelola potensi desa, baik wisata, batik, produk UMKM dan lainnya," harapnya.
Program tersebut juga diabadikan dalam empat buah karya tulis berupa buku yang diciptakan oleh seluruh anggota P3D.
"Ada 20 tim yang terlibat. Untuk bukunya kita menerbitkan buku eduwisata batik untuk SD, eduwisata untuk SMP, kemudian modul membatik untuk SMA, dan yang satunya buku kegiatan pemberdayaan masyarakat Sumberpakem," pungkasnya.
Reporter: Delfi Nihayah
Fotografer: P3D HMPS-PB for Radar Jember. Editor : Maulana Ijal