Kondisi ini membuat tim pengabdian dari Politeknik Negeri Jember membidik desa ini sebagai lokasi pengabdian. Diketuai oleh Dr Ir Suci Wulandari MSi IPM, kegiatan digelar dalam bentuk penyuluhan dan praktik tentang kewirausahaan. “Kami fokus untuk pengembangan skill para istri di sini, dengan pengolahan daging ayam. Karena ayam paling mudah dicari,” ungkapnya.
Selain peternakan menjadi pendapatan utama, istri peternak di sini pun rata-rata hanya sebagai ibu rumah tangga. Penyuluhan ini melatih para istri untuk mengolah daging ayam menjadi produk olahan SAH atau singkatan dari sehat, aman dan halal. “Ada lima anggota. Masing-masing tim sudah memiliki bagiannya sendiri,” paparnya. Pembagian itu seperti pembekalan materi kewirausahaan, desain kemasan, pengolahan daging, pengadaan bahan dan alat seperti blender daging, serta bahan untuk praktik selama penyuluhan dan untuk latihan mandiri di awal.
Reporter : Pradini Anjar Agustin
Fotografer : Politeknik Negeri Jember For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona