Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto mengatakan, momen wisuda kali itu dinilai menjadi momentum para alumni melanjutkan kiprahnya. Mereka diyakini mampu beradaptasi di tengah masyarakat, dengan kapasitas dan disiplin keilmuannya. "Sebagai alumni, mereka harus aktif menyampaikan apa yang telah dicapai setelah lulus dari kampus," ujarnya, dihadapan ratusan wisudawan saat itu.
Hal serupa juga disampaikan Direktur Pascasarjana IAIN Jember Prof Dr KH Abdul Halim Soebahar. Ia meyakini, sebagai lulusan kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), para alumni mampu ambil peran dan mewarnai setiap dinamika yang terjadi di masyarakat. "Lulusan kita memiliki basic pengetahuan agama di atas rata-rata, sekaligus kapasitas sesuai background keilmuan mereka. Ini sangat menjadi nilai lebih untuk lulusan atau alumni kita," jelasnya.
Dalam wisuda saat itu pula, dua lulusan Pascasarjana dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Dari program magister ada Akhmad Husaini, jurusan Hukum Keluarga asal Banyuwangi. Sementara di Program Doktor ada Lailatul Usriyah, dari jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang juga asal Banyuwangi. Editor : Safitri