JEMBER, RADARJEMBER.COM- Pertunjukan seni dengan menirukan kostum karakter atau yang sering disebut cosplay kini sangat digandrungi oleh generasi muda. Seperti yang telah dilakukan Oryza Permata Syahri.
Salah satu cosplayer asal Jember itu mengaku sudah tujuh tahun menggeluti permainan kostum anime.
Wanita 23 tahun itu mengungkapkan, sejak duduk di bangku SMP memang gemar menonton film animasi bergaya Jepang.
Dari situ, ketertarikan untuk terjun ke dunia cosplay mulai tumbuh.
"Melihat setiap karakter di anime lucu-lucu, sampai terbayang-bayang ingin menjadi bagian dari mereka," ceritanya.
Kini wanita dengan nama panggung Lisa tersebut telah mengoleksi lebih dari 10 kostum karakter.
Tak tanggung-tanggung, harga satu pakaian tersebut berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta.
Meski harga setiap kostum cukup fantastis, dia mengaku tidak keberatan. Sebab, dari situ dirinya bisa menyalurkan hobi hingga mengekspresikan diri.
Salah satu kesenangan yang didapat saat menjadi cosplayer yakni bisa menghidupkan karakter yang disuka. Bahkan, dari situ tak jarang Lisa mendapat cuan yang lumayan.
“Saya juga dapat cuan, karena terkadang di event cosplay saya jadi juri hingga pembawa acara," jelasnya.
Lisa menjadi salah satu yang aktif sebagai cosplayer di Jember. Dia menggandrungi kostum tokoh anime Boa Hancock asal Jepang.
Bukan hanya mengoleksi berbagai kostum dari sejumlah karakter anime asal Jepang, ia juga sangat mengenal budaya Jepang.
Dia mempelajari sejumlah buku tentang Jepang. Bahkan menonton film-film tentang Jepang dan pengetahuan lain dari media sosial.
Menurutnya, hobi seperti itu bukan sekadar meniru dan mengikuti gerakan tokoh anime yang.
Lebih dari itu, cosplay mampu mewadahi generasi muda untuk mengekspresikan diri hingga meraih prestasi.
Hal itu dibuktikan sendiri oleh Lisa saat menjuarai lomba catwalk event cosplay di Surabaya. (qal/c2/dwi)
Editor : Alvioniza