Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rutin Gelar Kegiatan Melukis Bareng Kiat Seniman Klaten Tak Ingin Kalah Sama Pelukis Solo-Jogja

Safitri • Jumat, 21 Juli 2023 | 00:05 WIB

 

Sejumlah seniman  tampak sedang melukis di Pendapa Monumen Juang 45 Klaten, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.
Sejumlah seniman  tampak sedang melukis di Pendapa Monumen Juang 45 Klaten, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah.

RADARSOLO, RADARJEMBER.ID - Tidak  mau kalah dengan seniman Solo dan Jogja, para seniman Klaren Jawa Tengah, itulah keinginan dalam benak hati mereka.Untuk itu mereka kini rutin menggelar agenda melukis bareng.

Selain ajang unjuk gigi, juga mengakrabkan antarseniman.Puluhan seniman lukis muda tampak asyik larut dengan lukisan masing-masing di Pendapa Monumen Juang 45 Klaten kemarin. Mereka menuangkan imajinasi lewat cat di atas kanvas hingga menjadi lukisan indah.

Tercatat tak kurang dari 40 pelukis berbagai aliran asal Kota Bersinar hadir di tempat tersebut, mereka adalah para seniman lukis tergabung dalam Paguyuban Seni Rupa Klaten.Mereka terlihat guyub dan sartu sama lain seperti saudara.

“Ini sebenarnya kegiatan rutin. Kami gelar empat kali dalam setahun. Ini juga menjadi ajang untuk mengakrabkan pada seniman di Klaten,” jelas Karang Sasangka,  Ketua Pasren kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin (19/7/2023).

Sasangka menceritakan, dalam kegiatan melukis bersama itu juga diikuti dari berbagai kalangan usia. Terutama anak muda agar ada regenerasi seniman lukis dan tentu pula menghasilkan sejumlah karya.

“Kenapa kali ini kami memilih melukis bersama di Monumen Juang 45 Klaten. Sebab, kami ingin sekaligus mendiskusikan terkait patung dibuat para seniman dari Klaten. Harapannya sejarahnya tidak hilang,” imbuh Sasangka.

Nanang, 29, Salah seorang seniman lukis terlibat dalam kegiatan tersebut, mengatakan, karya lukis seniman asal Klaten sebenarnya tak kalah dengan daerah lain. Sekalipun diapit oleh dua kota budaya yakni Jogja dan Solo.

“Melalui kegiatan melukis bersama ini diharapkan perkembangan seni rupa khususnya seni lukis di Klaten semakin maju. Klaten itu berada di tengah-tengah antara Solo-Jogjadikenal dengan pelukis realis. Meski sebenarnya juga ada pelukis kontemporer.” tegas Nanang.

Pria lulusan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta ini.mengaku, secara pribadi aliran karya lukisnya lebih mengarah kontemporer dan surealis. Ada pun objek paling banyak dilukis bertema satwa terancam punah dengan berbagai makna di dalamnya.

Selama ini dia aktif melukis dan mengikuti pameran hingga perlombaan.Sejumlah pameran telah dia ikuti. Tidak hanya di Klaten, Jogja maupun kota sekitarnya saja. Belum lama ini dia juga ikut pameran lukis di Malaysia.

Widowati, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten mengapresiasi kegiatan melukis bersama yang dimotori Pasren. Kegiatan tersebut bisa menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi seniman di Klaten.

Editor: Winardyasto HariKirono

Foto:Angga Purenda/Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo

 

Editor : Safitri
#seniman lukis #jogja #lukisan