Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Savino, Bocah Kelas 3 SD Asal Jember yang Jago Kendang

Safitri • Selasa, 14 Februari 2023 | 16:31 WIB
SEMANGAT: Savino memainkan alat musik kendang dalam acara salawatan di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.
SEMANGAT: Savino memainkan alat musik kendang dalam acara salawatan di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Peralatan musik sudah tertata rapi. Para pemain juga sudah memegang alat yang sudah dikuasai. Di antara para pemain itu, ada anak kecil bernama Savino Egi Dwi Prasatya. Dia tampak memegang kendang.

BACA JUGA : Pohon Raksasa Tumbang Menutup Jalan, Jalur Gumitir Macet Total

Savino merupakan bocah kelahiran Jember. Tepatnya tanggal 22 September 2013. Saat ini tinggal di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Sebagai anak yang masih duduk di bangku kelas tiga SDN Sumbersari 03, semangat dan energinya masih begitu terlihat. Seperti saat memainkan alat musik kendang.

Vino juga merupakan bocah yang tidak jauh berbeda dengan teman-temannya. Selain suka berkumpul dengan teman sebayanya, dia juga suka bermain. Ia mengaku, kesukaannya bermain sepak bola. Kendati begitu, Vino juga tetap menjadi siswa yang aktif berkegiatan di sekolah maupun di rumah.

Vino dikenal sebagai anak yang memiliki prestasi yang membanggakan untuk anak seusianya. Dia memenangi lomba azan saat kegiatan hari ulang tahun kemerdekaan di sekolahnya. Kepercayaan dirinya menjadi bertambah. Jiwa penasarannya semakin meningkat. Bahkan dia juga semakin aktif melakukan segala hal yang dilihatnya. Salah satunya ialah mengenai alat musik, yaitu kendang.

Di luar sekolah, Vino menjadi anggota jamaah salawat Mahabatul Rasul. Kegiatan sosial keagamaan yang dibentuk oleh warga di musala dekat rumahnya.

Vino selama ini mempelajari sejumlah alat musik. Kadang memainkan kenong, hingga kendang. Nah, Vino yang tampak lebih kecil dari kendang yang dimainkan, tak perlu diragukan, karena dirinya mampu memainkan alat tersebut dengan baik.

Proses belajar anak itu juga diakui warga anggota jamaah tergolong cepat. Dirinya hanya mencoba empat sampai lima kali, dan sudah bisa menguasainya. Menurut Barlian Ary Ajiwijaya, anggota jamaah salawat tersebut, Vino memang sudah memiliki bakat dengan alat musik. Bahkan, dia belajar autodidak tanpa butuh waktu lama. “Sudah punya kesukaan dengan alat musik dia ini,” terang Barlian.

Kendati demikian, di sekolah Vino tidak bermain alat musik sama sekali. Vino mengaku menghabiskan waktunya untuk belajar pelajaran yang diajarkan guru. Ketika ada waktu luang, digunakan untuk melakukan kegiatan yang sesuai hobinya dengan teman-temannya. “Di sekolah tidak bermain alat musik, cuman ini, sepak bola,”  sebut Vino.

Grup salawat Vino itu juga tergolong baru. Yakni terbentuk tahun 2022. Atau baru sekitar empat bulan ini. Namun, kehadiran penabuh kendang cilik itu mampu menyita perhatian banyak orang. Sesekali, Vino tampil di depan banyak orang yang belum dia kenal. Hingga saat ini, dirinya sudah beberapa kali tampil di depan umum, dengan formasi Vino sebagai pemain kendang.

Bocah SD ini mengaku senang bisa ikut dalam grup salawat. Selain menambah pengalaman, dia juga menambah ilmu pengetahuan. Mengasah keterampilan dan menguatkan mental karena kerap tampil di hadapan banyak orang. “Enak bisa nambah teman dan ilmu baru,” jelasnya.

Sesekali dia dan grup salawatnya juga diundang oleh warga lain. Dari situ, Vino juga kebagian uang saku. Di luar itu, Vino ingin apa yang dikuasai bisa diikutkan lomba ke depannya. Hal itu lantaran dirinya sangat berharap bisa mengikuti kompetisi. Dia pun berharap agar bisa menjadi juara dan membanggakan orang tua, maupun lembaga pendidikannya. “Saya akan latihan terus sampai jago,” tegasnya. (c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Pertalite