Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Waspada Cuaca Ekstrem Arab Saudi! PPIH Imbau Jemaah Haji Jember Tetap Pakai Masker demi Jaga Kelembapan Napas

M Adhi Surya • Rabu, 29 April 2026 | 04:23 WIB
BAHAGIA : Jemaah haji asal Jember sehari setelah melaksanakan ibadah di Armuzna sebagai puncak pelaksanaan ibadah haji tahun lalu. (ZAINAL ABIDIN)
BAHAGIA : Jemaah haji asal Jember sehari setelah melaksanakan ibadah di Armuzna sebagai puncak pelaksanaan ibadah haji tahun lalu. (ZAINAL ABIDIN)

Radar Jember - Cuaca ekstrem di Arab Saudi kembali menjadi perhatian serius menjelang musim haji tahun ini.

Suhu tinggi yang disertai udara kering dinilai berpotensi mengganggu kondisi kesehatan jemaah, khususnya asal Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis lembap.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, seiring dimulainya pemberangkatan jemaah dari Jawa Timur secara bertahap menuju Tanah Suci.

Baca Juga: Rekomendasi Oleh-oleh Haji Yang Wajib Dibeli

Edukasi terkait kesiapan fisik terus ditekankan kepada para calon jemaah. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, mengimbau jemaah agar mempersiapkan kondisi tubuh secara optimal sebelum berangkat.

Ia menegaskan, adaptasi terhadap perbedaan iklim menjadi kunci agar ibadah dapat berjalan lancar. “Karena kalau pakai masker udara yang dihirup jadi lebih lembab, maka kami anjurkan jamaah tetap menggunakan masker selama berada di Arab Saudi,” ujar As’adul.

Ia menjelaskan, kondisi udara kering di Arab Saudi berbeda jauh dengan Indonesia yang cenderung lembab. Perbedaan ini kerap memicu gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

“Kondisi iklim di Arab Saudi itu sangat kering, berbeda dengan Indonesia. Jamaah kita sering mengalami batuk karena belum terbiasa, sehingga masker bisa membantu,” jelasnya.

Baca Juga: 30 Ribu Jamaah Haji Sudah Tiba di Madinah, Siap Melaksanakan Ibadah

Meski demikian, ia memastikan suhu udara pascamusim dingin masih dalam batas yang bisa ditoleransi oleh jemaah asal Indonesia. Rata-rata suhu diperkirakan berada di kisaran 25 hingga 35 derajat Celcius.

Selain penggunaan masker, jemaah juga diminta memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi. Pola makan juga perlu dijaga, terutama bagi jemaah lansia maupun yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Jangan sampai kekurangan cairan, karena dehidrasi bisa terjadi cepat di cuaca kering. Perbanyak minum air dan jaga pola makan,” tambahnya.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan 43.977 jemaah yang terdiri dari 43.513 jemaah dan 464 petugas dalam 116 kloter.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jember, Nur Sholeh, turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebelum keberangkatan.

“Kurangi aktivitas berat menjelang berangkat, supaya kondisi tubuh tetap stabil saat menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya. (dhi/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Jemaah Haji #tanah suci #Haji #arab saudi