RADAR JEMBER - Makan sahur bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga energi, melainkan bagian dari sunnah yang membawa keberkahan dalam ibadah puasa.
Berdasarkan panduan dari Rumah Zakat, terdapat dua poin penting dalam mengawali puasa: membaca niat dan doa saat bersantap sahur.
1. Niat Puasa Ramadan
Niat merupakan syarat sah puasa yang harus dibaca pada malam hari atau sebelum waktu fajar tiba:
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâna hâdzihis sanati lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta‘âlâ."
2. Doa Saat Sahur
Selain niat, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa keberkahan saat kita menyantap makanan sahur:
Latin: Yarhamullâhul mutasahhirîn.
Artinya: "Semoga Allah menurunkan rahmat bagi orang-orang yang bersahur."
Dengan mengawali sahur menggunakan doa dan niat yang benar, diharapkan ibadah puasa kita menjadi lebih berkualitas dan penuh limpahan pahala.
Editor : M. Ainul Budi